Internasional

Pidato PM Takaichi Picu Reaksi Keras China, Beijing Kerahkan Drone ke Jepang

2 Mins read

IBTimes.ID – Perdana Menteri Jepang yang baru, Sanae Takaichi, melontarkan pernyataan yang membuat China geram. Kedua negara tersebut memang sering berseteru, mengingat Jepang adalah salah satu mitra terdekat Amerika Serikat di Asia Timur. Sedangkan Tiongkok sedang mengalami perang dagang dengan Negeri Paman Sam.

Pada Selasa (11/11/2025), Takaichi menyebut bahwa serangan Beijing terhadap Taiwan bisa memicu pengerahan pasukan Jepang jika konflik tersebut mengancam Jepang. Menurut Takaichi, negaranya harus mempersiapkan diri untuk skenario terburuk di tengah memburuknya konflik China-Taiwan.

“Jika keadaan darurat di Taiwan melibatkan kapal perang dan penggunaan kekuatan militer, itu bisa menjadi situasi yang mengancam kelangsungan hidup (Jepang), apa pun sudut pandangnya,” ujarnya sebagaimana dilansir Kompas.

Pernyataan PM Takaichi membuat Beijing geram. China menafsirkan pidato tersebut sebagai ucapan yang provokatif. Konsul Jenderal China di Osaka, Xue Jian, menyebut bahwa pihaknya akan menindak keras Jepang.

“Kami tidak punya pilihan selain memutus leher orang yang menyerang kami tanpa ragu. Apakah kalian siap?” tulisnya di akun X pribadi.

Selain membalas dengan pernyataan provokatif, Beijing juga mengerahkan kapal penjaga pantai ke perairan sengketa di Kepulauan Senkaku serta mengoperasikan drone militer di sekitar wilayah Jepang beberapa hari kemudian. Beijing mengklaim hal tersebut sebagai langkah penegakan hak di wilayah yang diklaim sebagai Kepulauan Diaoyu.

China juga mengimbau warganya yang di Jepang agar berhati-hati. Tiga maskapai China menawarkan pengembalian atau perubahan tiket penerbangan ke Jepang yang sudah dipesan secara gratis. Beijing juga mengimbau warganya untuk mempertimbangkan kembali jika ingin melanjutkan pendidikan di Jepang dengan alasan keamanan.

Konflik Sebenarnya ada di China-Taiwan, bukan China-Jepang

Konflik China sebenarnya adalah dengan Taiwan, bukan Jepang. Beijing mengklaim Taiwan merupakan salah satu provinsinya. Sementara itu, masyarakat Taiwan bersikeras untuk tidak bergabung dengan China, meskipun juga belum melakukan deklarasi kemerdekaan. Kondisi ini menciptakan ketegangan yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Baca Juga  Palestina vs Israel: Perang Kota Suci

Belakangan, Beijing bertekad melakukan unifikasi, memasukkan Taiwan secara resmi ke dalam pemerintahan China. Upaya ini akan dilakukan, bahkan dengan kekuatan militer jika diperlukan. Sementara masyarakat Taiwan menolak dan menegaskan siap untuk membela diri.

Pada Minggu (16/11/2025), Pemerintah Taiwan mendeteksi adanya 30 pesawat militer China, tujuh kapal angkatan laut, dan satu kapal pemerintah di sekitar Taiwan selama 24 jam terakhir. Tiga drone China juga melintas antara Taiwan dan pulau-pulau Jepang di timur laut. Taiwan menyebut China melakukan patroli tempur gabungan untuk mengganggu ruang udara dan laut di sekitarnya. Militer Taiwan pun mengerahkan pesawat dan kapal untuk memantau pergerakan tersebut. Taipei menyebut patroli semacam itu terjadi beberapa kali setiap bulan sebagai bagian dari tekanan militer berkelanjutan China.

(FI)

Related posts
Internasional

Kasus Penangkapan Maduro oleh AS: Apakah Seorang Kepala Negara Boleh Menangkap Kepala Negara Lain?

2 Mins read
IBTimes.ID – Ketegangan di arena geopolitik dunia meningkat tajam setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan suksesnya operasi militer skala besar di Venezuela….
Internasional

Tangkap Nicolas Maduro, Trump: Kami Kuasai Venezuela

2 Mins read
IBTimes.ID – Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya setelah Amerika melancarkan serangan militer pada Sabtu (3/1/2026) pagi. Maduro dan…
Internasional

Trump Soroti Aksi Aparat Iran, AS Disebut Siap Turun Tangan

1 Mins read
IBTimes.ID – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kesiapan Washington untuk turun tangan apabila…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *