IBTimes.ID – Sorak sorai dan pelukan emosional mewarnai Mook Stadium Field, Wongchavalitkul University, Nakhon Ratchasima, Sabtu sore. Tim para panahan Indonesia akhirnya menuntaskan penantian panjang dengan memastikan diri sebagai juara umum cabang olahraga para panahan ASEAN Para Games 2025.
Kepastian itu datang setelah pasangan Arif Firmansyah/Ken Swagumilang menyumbangkan emas dari nomor men’s doubles compound open. Medali tersebut sekaligus mengunci posisi Indonesia di puncak klasemen dengan lima medali emas dari total sembilan nomor yang dipertandingkan pada edisi ke-13 ASEAN Para Games.
Bagi tim, keberhasilan ini bukan sekadar angka di papan klasemen. Pelatih kepala tim para panahan Indonesia, Idya Putra Harjianto, menyebut prestasi tersebut sebagai luapan emosi yang telah lama terpendam.
“Prestasi ini merupakan luapan emosional lama yang ditunggu tim para panahan, karena cabang olahraga itu tidak dipertandingkan di APG 2023 Kamboja, padahal tim telah berlatih keras untuk menunjukkan bahwa mampu menjadi juara umum,” kata pelatih kepala tim para panahan Indonesia, Idya Putra Harjianto sebagaimana diberitakan ANTARA (24/1) setelah pertandingan.
Lebih dari itu, kemenangan kali ini juga terasa istimewa karena menjadi ajang pembalasan. Pada ASEAN Para Games 2022 yang digelar di Solo, Indonesia harus rela berada di bawah Thailand dalam perebutan gelar juara umum cabang para panahan.
“Prestasi itu terasa lebih spesial karena mampu membalaskan dendam kepada Thailand saat APG 2022 Indonesia di Kota Solo.”
Saat itu, Thailand keluar sebagai juara umum dengan empat emas, sementara Indonesia mengoleksi tiga. Kini, situasinya berbalik.
“Akhirnya terbayar sudah hari ini, kami bisa memastikan sebagai juara umum dengan perolehan terkini lima emas,” ujar dia.
Perjuangan tim Merah Putih belum sepenuhnya usai. Idya mengungkapkan peluang penambahan emas masih terbuka pada Minggu (25/1) melalui nomor mixed team compound open, di mana Indonesia akan menghadapi Filipina di partai puncak.
Tak kalah membanggakan, capaian tersebut jauh melampaui target awal yang disampaikan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, yang sebelumnya hanya mematok dua medali emas.
***
Hingga Sabtu (24/1), lima emas yang mengantar Indonesia ke tangga juara umum para panahan ASEAN Para Games 2025 diraih melalui nomor:
- Men’s individual recurve open: Kholidin
- Men’s doubles recurve open: Khoirul Anwar/Kholidin/Setiawan
- Women’s individual compound open: Teodora Audi Ayudia Ferelly Essant
- Men’s individual compound open: Ken Swagumilang
- Men’s doubles compound open: Arif Firmansyah/Ken Swagumilang
Di Nakhon Ratchasima, panah-panah Indonesia tak hanya tepat sasaran, tetapi juga menancap kuat sebagai simbol kebangkitan dan pembuktian di panggung Asia Tenggara.
(MS)

