Pendidikan

Ini Daftar Kampus Krismuha! Wajah Toleransi Pendidikan Muhammadiyah di Indonesia

1 Mins read

IBTimes.IDPendidikan inklusif telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah panjang Muhammadiyah. Di sejumlah wilayah Indonesia dengan mayoritas penduduk non-Muslim, Muhammadiyah justru hadir melalui layanan pendidikan yang terbuka, egaliter, dan berorientasi pada kemanusiaan. Praktik ini kemudian melahirkan istilah populer Kampus Krismuha, singkatan dari Kristen–Muhammadiyah.

Julukan krismuha merujuk pada perguruan tinggi Muhammadiyah yang sebagian besar mahasiswanya beragama Kristen dan Katolik, namun tetap bernaung dalam sistem pendidikan Muhammadiyah.

Delapan Kampus Krismuha di Berbagai Daerah

Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Berlokasi di Sorong, Papua Barat. Kampus ini bertransformasi dari STKIP Muhammadiyah Sorong menjadi universitas pada 2018 dengan fokus pendidikan keguruan.

Universitas Muhammadiyah Sorong
Berdiri sejak 2002 di Sorong Timur, Papua Barat, dengan lebih dari 20 program studi di bidang sosial, sains, dan teknologi.

STKIP Muhammadiyah Manokwari
Kampus krismuha ini didirikan pada 2007 di Manokwari, Papua Barat. Saat ini dalam proses pengembangan menuju Universitas Muhammadiyah Papua Barat.

Universitas Muhammadiyah Papua
Berlokasi di Jayapura, Papua. Berdiri sejak 2001 dan menyelenggarakan pendidikan dari jenjang diploma hingga pascasarjana.

Universitas Muhammadiyah Kupang
Terletak di Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan lima fakultas dan 17 program studi lintas disiplin.

STKIP Muhammadiyah Kalabahi
Berada di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Menyelenggarakan pendidikan keguruan dengan pendekatan kontekstual wilayah kepulauan.

Universitas Muhammadiyah Maumere
Berlokasi di Kabupaten Sikka, NTT. Berkembang dari institut keguruan menjadi universitas yang melayani kebutuhan pendidikan regional.

Universitas Muhammadiyah Manado
Diresmikan pada 16 Februari 2022 di Sulawesi Utara, dengan fokus pada bidang Ilmu Kesehatan serta Ekonomi dan Bisnis.

Toleransi dalam Praktik Sehari-hari

Sebagaimana dilansir dari muhammadiyah.or.id. Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menyebut bahwa di kampus-kampus Krismuha, 70–80 persen mahasiswa beragama Kristen dan Katolik.

Baca Juga  Ternyata Muhammadiyah Ormas Islam dengan Pesantren Terbanyak di Indonesia

Menariknya, mereka tetap akrab dengan budaya institusi, termasuk menyanyikan lagu Sang Surya dalam acara formal, tanpa mencampuradukkan aspek keimanan.

    “Tidak ada gereja, karena tidak jauh dari kampus sudah ada gereja,” ujar Sayuti, menegaskan bahwa kebutuhan ibadah mahasiswa tetap dihormati secara proporsional.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat setempat yang mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada Muhammadiyah.

    “Tujuan kami semata-mata untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa kita,” pungkasnya.

    (NS)

    Related posts
    Pendidikan

    UMSURA Teken MoU dengan Pengadilan Tinggi Agama Jatim, Siapkan Kelas Eksekutif untuk Hakim

    2 Mins read
    IBTimes.ID – Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pengadilan Tinggi Agama Jawa Timur (PTA Jawa Timur) melalui penandatanganan…
    Pendidikan

    Muhammadiyah Perluas Diplomasi Pendidikan Global Lewat Kerja Sama dengan Al-Quds University

    2 Mins read
    IBTimes.ID – Pimpinan Pusat Muhammadiyah memperkuat peran internasionalnya melalui penjajakan kerja sama strategis dengan Al-Quds University, khususnya di bidang pendidikan tinggi, riset…
    Pendidikan

    Mendikdasmen Resmikan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di Medan

    3 Mins read
    IBTimes.ID – Pemerintah terus meneguhkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Komitmen tersebut diwujudkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *