back to top
Kamis, Februari 5, 2026

Pemerintah Jepang Resmikan Renovasi Gedung SMP Ponpes Pabelan, Magelang

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Pendidikan merupakan pilar utama dalam membangun peradaban dan kualitas sumber daya manusia. Semangat inilah yang melandasi peresmian hasil renovasi gedung SMP Putra Pondok Pesantren Pabelan, Magelang, Jawa Tengah melalui program Bantuan Hibah Grassroots untuk Keamanan Manusia dari Pemerintah Jepang pada Selasa (3/2).

Proyek bertajuk “The Project for the Improvement of Islamic Boarding School Building in Magelang” ini menjadi simbol kuatnya hubungan antara Pemerintah Jepang dengan institusi pendidikan Islam di Indonesia. Hadir dalam acara serah terima tersebut perwakilan Pemerintah Jepang, Motoyasu Tanaka, dan Rektor UIII sekaligus alumni Ponpes Pabelan, Prof. Jamhari.

Menjawab Tantangan Keamanan dan Daya Tampung

Dalam sambutannya, Motoyasu Tanaka menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan para santri. Mengingat gedung SMP Putra yang dibangun 55 tahun silam telah mengalami kerusakan struktural yang signifikan, renovasi ini dianggap sebagai kebutuhan mendesak.

“Sebelumnya, tiang-tiang bangunan hanya terdiri dari tumpukan batu bata yang berisiko secara keamanan, ditambah kondisi atap yang bocor saat musim hujan. Kami bersyukur dengan dana sekitar 1 miliar rupiah kini 220 siswa serta 30 guru dan staf dapat beraktivitas di lingkungan yang aman”, ujar Tanaka.

Tak hanya soal keamanan fisik, bantuan ini juga memberikan solusi bagi tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan di Pabelan. Selama ini, pihak pesantren terpaksa menolak puluhan calon siswa karena keterbatasan ruang. Dengan penambahan kelas baru melalui hibah ini, kapasitas santri pun kini meningkat.

Baca Juga:  Dakwah Muhammadiyah itu Kultural, Bukan Gegap-Gempita

Hubungan Historis dan Diplomasi Pendidikan

Pondok Pesantren Pabelan yang berdiri sejak 1965, memiliki rekam jejak panjang dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar termasuk skema beasiswa bagi anak-anak Desa Pabelan. Hal inilah yang mendorong Pemerintah Jepang untuk terus menjalin kemitraan yang sebenarnya telah dimulai sejak dukungan serupa pada tahun 2000 silam.

Lebih dari sekadar bantuan fisik, Tanaka menekankan pentingnya jaringan persahabatan yang telah terbentuk melalui Program Undangan Pimpinan Pondok Pesantren sejak 2004. Ia menyebut Pimpinan Ponpes Pabelan, KH. Ahmad Najib Amin, sebagai tokoh sentral dalam hubungan tersebut.

“Bapak Najib adalah bagian dari angkatan pertama pimpinan pondok pesantren yang diundang ke Jepang. Kami sangat menghargai jaringan ini, di mana melalui kunjungan tersebut, para pimpinan pesantren dapat melihat langsung suasana pendidikan di Jepang untuk kemudian diaplikasikan guna meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air,” tambahnya.

Harapan untuk Keberlanjutan Pabelan

Di akhir acara, pihak Pemerintah Jepang berharap agar fasilitas yang telah direnovasi ini dapat dirawat dengan baik oleh keluarga besar Pondok Pesantren Pabelan agar kebermanfaatannya dapat dirasakan oleh generasi-generasi mendatang.

Peresmian ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas negara yang dilandasi rasa saling percaya dapat memperkuat institusi pendidikan pesantren dalam mencetak kader-kader bangsa yang berkualitas di masa depan.

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru