- Advertisement -spot_img

AUTHOR NAME

Hatib Rahmawan

31 KIRIMAN
0 KOMENTAR
Dosen Prodi Ilmu Hadis Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Ketua MPK PWM DIY, Sekretaris Pendidikan dan Kaderisasi PP Pemuda Muhammadiyah.

Spiritualitas Kaum Ateis

Perbedaan antara spiritualitas dan religiositas telah lama menjadi bahan diskusi para pemikir agama, filsuf modern, maupun mereka yang menganut pandangan ateis. Religiositas cenderung bersifat...

Belajar Tidak Percaya dari Kisah Nabi Adam As

Dalam kehidupan yang tidak jelas antara benar dan tidak benar (post truth) ada satu konsep yang harus diperjelas, yakni kepada siapa manusia harus percaya?...

Islam itu Rasional (5): Akal Tak Berkontradiksi dengan Al-Qur’an!

Ulul Albab Orang yang menggunakan akal sehat dalam beragama, oleh Al-Qur’an disebut dengan Ulul Albab. Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, maka menjadi “orang-orang yang berakal...

Islam itu Rasional (4): Akal Jangan Dicaci, Filsafat Jangan Dibenci!

Cacian kepada Akal Filsafat - Hal yang paling memprihatikan adalah adanya sebuah cacian terhadap akal. Beberapa ulama ada yang mengatakan “beragama itu jangan mendahulukan akal...

Islam itu Rasional (3): Akal Punya Porsi Besar dalam Agama!

Porsi Akal dalam Agama Dalam beragama pasti ada porsi akal di sana. Di atas berkaitan dengan akidah dan hal yang sama juga berlaku dalam fikih....

Islam itu Rasional (2): Sisi Rasional Kalimat Laa Ilaha Illallah

Banyak fakta yang menjelaskan bahwa tumbuhnya Islam seirama dengan akal sehat. Hal inilah yang dicontohkan oleh Ibrahim as kepada para penyembah berhala. Ketika Ibrahim...

Latest news

- Advertisement -spot_img