- Advertisement -spot_img

AUTHOR NAME

Muhammad Habibullah

18 KIRIMAN
0 KOMENTAR
Mahasiswa jurusan Akidah dan Filsafat di UIN Sunan Ampel Surabaya.

Ketika Henry Corbin Mengkritik Gagasan John Wansbrough

Dewasa ini, studi Islam oleh para orientalis dinilai banyak yang tidak objektif. Kebanyakan dari mereka mereduksi dan merekontruksi sejarah Islam serta filsafat Islam seperti...

Memperdebatkan Kebenaran “Sprachspiele” dalam Ruang Publik Beragama

Memperdebatkan kebenaran adalah kekacauan yang sering terjadi dari pada umat beragama, jika kita amati mulai zaman klasik hingga hari ini karena perebutan kebenaran. Pada...

Membumikan Islam Pribumi (3): Pribumisasi Islam

Bukankah Islam Itu seperti air; laiknya hujan sebagai rahmat? Jika seperti air, kenapa penganutnya ketika menempati suatu wadah tidak dapat membentuk seperti wadahnya. Apakah...

Membumikan Islam Pribumi (2): Sekularisasi yang Disalahpahami

Sekularisasi | Di Indonesia, semenjak tahun 1970-an sampai tahun 1990-an sering disebut sebagai masa “antusiasisme intelektual”. Di mana terjadi tendensi wacana keagamaan menuju wacana...

Membumikan Islam Pribumi (1): Wayang Sebagai Media Dakwah

Akhir-akhir ini, ketegangan para pemeluk Islam di Indonesia mencuat lagi di rumpun media sosial. Seperti Humor “Ada berapakah rukun Islam? Jawabnya,  Islam tidak pernah...

Manusia Paripurna (Insan Kamil) Menurut Ibnu Arabi

Dalam pengertian umum, manusia itu tidak ada yang sempurna, bahkan banyak kekuranganya dari pada kesempurnaannya. Pengertian ini biasanya didasarkan atas segenap pujian atau cacian...

Latest news

- Advertisement -spot_img