- Advertisement -spot_img

AUTHOR NAME

Syukron Jazila

5 KIRIMAN
0 KOMENTAR
Syukron Jazila. Pendiri Wahib Institute. Peneliti di ISAIs (Institute of Southeast Asian Islam) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Research Assistant di Department of Malay Studies, Faculty of Arts and Social Sciences, National University of Singapore (2018). Aktif di Resolusi Center: Pusat Studi Agama, Filsafat dan Masyarakat, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2018-2019).

Islam dan Status Quo (3): Mendesak Pembaharuan Pemikiran di Pesantren

Sebagai sebuah lembaga pendidikan tertua, asali, dan khas Indonesia (Dawam Rahardjo, 1985), pesantren memiliki peran sentral dalam menunjang pencapaian visi Indonesia ke depan—menjadi aktor...

Islam dan Status Quo (2): Sebuah Pendekatan Baru Pada Islam Hari Ini

Teks-teks Islam yang ditulis oleh sarjana-sarjana muslim terdahulu; hasil dari pembacaannya terhadap Qur’an dan konteks kebudayaan zamannya mayoritas dirancang dengan paradigma tekstual-bayani (Amin Abdullah,...

Islam dan Status Quo (1): Kala Monoteisme Muhammad Menggugat Politeisme Arab

Sejak awal kelahirannya di Hijaz, sebuah wilayah yang didominasi oleh gurun pasir yang luas; di mana musim kemarau berhembus sangat lama sepanjang tahun, Islam...

Radikalisme Agama: Surplus Kajian Normatif, Defisit Kajian Historis

Peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar Bandung beberapa hari yang lalu (PikiranRakyat.com, 7/12/22) menjadi pertanda bahwa kerja-kerja normativitas agama yang...

Nuruddin dan Nalar Apologetik Pemeluk Agama

Mula-mula, saya membayangkan perdebatan sengit di facebook pada tahun-tahun awal 2014 dengan seorang senior di pondok yang sedang menyelesaikan kuliahnya di Yaman. Saat ini,...

Latest news

- Advertisement -spot_img