IBTimes.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah yang dilaksanakan di Kepulauan Nias, Sumatera Utara, telah membawa dampak positif terhadap kenyamanan proses belajar mengajar.
Melalui program tersebut, berbagai fasilitas pendidikan mengalami perbaikan, mulai dari ruang kelas yang lebih layak, sarana sanitasi yang lebih memadai, hingga lingkungan sekolah yang semakin mendukung aktivitas belajar dan perkembangan siswa.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti dalam keterangan yang diterima Antara pada Minggu (21/6), menjelaskan bahwa pada Tahun Anggaran 2025 sebanyak 18 satuan pendidikan memperoleh bantuan revitalisasi dengan nilai total mencapai Rp14,23 miliar.
Bantuan itu diberikan kepada berbagai jenjang pendidikan, meliputi 1 satuan PAUD, 7 sekolah dasar, 4 sekolah menengah pertama, 4 sekolah menengah atas, 1 sekolah menengah kejuruan, serta 1 Sanggar Kegiatan Belajar/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (SKB/PKBM).
Kepala SD Negeri 076698 Hilizarito, Ogamuli Geyam, mengungkapkan kondisi sekolahnya sebelum mendapatkan bantuan revitalisasi. Saat itu, sekolah belum memiliki Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan sarana sanitasi yang memadai untuk guru maupun siswa.
“Keadaan sekolah kami sebelumnya tidak memiliki UKS. Sekarang kami sudah memilikinya lengkap dengan mebelairnya. Toilet yang sebelumnya hanya dua bilik kini menjadi enam bilik,” kata Ogamuli.
Ia menilai peningkatan fasilitas tersebut membuat lingkungan sekolah menjadi lebih sehat sekaligus mendukung kegiatan belajar mengajar secara lebih optimal.
Manfaat revitalisasi juga dirasakan oleh SMA Swasta Pembda 1 Gunungsitoli. Guru sekolah tersebut, Ester Zunia, mengatakan bahwa kondisi belajar siswa kini jauh lebih nyaman dibanding sebelumnya.
“Setelah revitalisasi kondisi belajar anak-anak semakin semangat. Dulu anak-anak kepanasan dan saat hujan air masuk ke kelas. Dengan revitalisasi ini anak-anak bisa lebih tenang meskipun hujan deras,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli turut mengapresiasi pelaksanaan program revitalisasi yang dinilai berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat memiliki peran penting dalam memperkuat sektor pendidikan di wilayahnya.
“Pemerintah Kota Gunungsitoli berkomitmen penuh untuk tegak lurus mengawal dan menyukseskan program-program strategis pemerintah pusat di bidang kependidikan,” ujarnya.
(MS)


