back to top
Sabtu, Maret 14, 2026

KATEGORI

Opini

Secercah Cahaya di Tengah Gelapnya Indonesia: Buya Syafii Maarif

“Meskipun kondisi bangsa ini hampir sempurna olengnya, tetap saja tersirat jelas harapan cerah untuk bangkit kembali membangun negeri yang terancam cerai berai ini. Tentu...

Budaya “Terabas Aturan” di Indonesia: Mengapa Patuh Masih Jadi Barang Mewah?

Di Indonesia, ada sebuah paradoks: aturan ada, tetapi aturan itu kerap dilanggar. Di jalanan Indonesia, dari ibu kota hingga kabupaten, pemandangan ini pasti akrab:...

Meneladani Proporsi Canda Rasulullah

Pernahkah kita berhenti sejenak dan bertanya-tanya, mengapa generasi hari ini begitu terobsesi dengan komedi? Buka saja hp dan lihatlah linimasa di dalamnya yang selalu...

Puasa Hijau: Saat Ramadhan Menjadi Jalan Sunyi Menuju Ekonomi Berkelanjutan

Bumi kita sedang lelah. Suhu global terus naik, cuaca makin sulit ditebak, krisis pangan mengintai, sampah menumpuk, dan udara di kota-kota besar kian sesak....

Puasa di Bawah Bayang-Bayang Pasar Neoliberalisme

Ramadan hadir setiap tahun sebagai ibadah pembebasan. Ia membebaskan manusia dari dominasi hasrat biologis, dari ketergantungan pada konsumsi instan, dan dari ilusi bahwa kebahagiaan...

Batin yang Retak di Jerebuu: Sebuah Kritik Sosial dari Tepian Negeri

Belum lama ini, publik di dunia maya dihebohkan dengan sebuah tragedi di Jerebuu, sebuah kecamatan di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, dimana seorang anak...

Terbaru