Yogyakarta, 10 Februari 2026 – Antusiasme luar biasa menghiasi gelaran Kick-Off KPM International SDG’s Competition 2026 yang diselenggarakan secara hybrid pada Selasa, 10 Februari 2026 di Gedung E6 Amphitheater Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Bukti nyata daya tarik kompetisi internasional ini terlihat dari kehadiran langsung mahasiswa beberapa negara seperti dari Turki, Uzbekistan, Yaman dan lainnya, untuk mengikuti acara pembukaan ini. Sebanyak 220 peserta dari kalangan siswa SMA/K sederajat dan mahasiswa S1 se-Yogyakarta mendaftar dalam kompetisi bergengsi yang membawa tema “A Decade of SDG’s: Strengthening Collaboration and Accelerating Impact Through Technology”. Meski acara digelar secara hybrid dengan akses daring melalui Zoom, keputusan mahasiswa internasional untuk hadir secara fisik menunjukkan komitmen tinggi mereka terhadap agenda pembangunan berkelanjutan dan membuktikan bahwa kompetisi ini telah menembus batas geografis.
Kompetisi tahun ini menghadirkan dua kategori utama: National Essay dan Video Creative International, yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyuarakan ide dan solusi inovatif terkait implementasi SDG’s. Sebagai bentuk apresiasi, kompetisi ini juga menawarkan beasiswa bagi finalis (inovator) terpilih, memberikan penghargaan nyata kepada karya-karya terbaik yang berkontribusi pada agenda pembangunan berkelanjutan.
Seminar yang mengawali acara menghadirkan dua narasumber kompeten. Supriyantiningsih, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Hilirisasi UMY, menyampaikan materi mengenai refleksi capaian dan peran akademisi dalam satu dekade perjalanan SDGs. Sementara itu, Abdullah Sumrahadi, Sosiolog dan Akademisi President University serta Associate Fellow IKMAS Universiti Kebangsaan Malaysia, memberikan Orkestrasi Pentahelix: Teknologi sebagai “Hub” Kolaborasi.
Puncak acara ditandai dengan prosesi launching resmi melalui pemukulan gong oleh Dr. Farindira Vesti Rahmasari, M.Sc., Ph.D Kepala Sub-Direktorat Kerjasama Universitas, yang didampingi para Ketua Pelaksana dan jajarannya. Momen simbolis ini disambut meriah oleh para peserta dari berbagai negara dan jenjang pendidikan, baik yang hadir langsung maupun daring.
Antusiasme peserta internasional sangat tinggi, seperti yang diungkapkan oleh Dhameer dari Uzbekistan: “I’m really surprised and I got a lot of ideas and knowledge from this event and insyaallah in the future I’m gonna also participate in this competition. I will invite [others] to participate in this competition, why? Because this is a social work, you can also have humanities to mankind to be like social knowledge social work.”
Sementara itu, peserta lokal juga memberikan respons positif. Salah seorang mahasiswa menyatakan, “Acaranya seru banget, tema yang diangkat juga sangat menarik, jadi ga sabar liat final dari acara KPM International SDG’s Competition 2026 nanti.”
Para peserta kini tengah mempersiapkan karya terbaik mereka untuk berkompetisi di tingkat nasional dan internasional, dengan harapan dapat menjadi bagian dari solusi nyata bagi tantangan global sekaligus meraih beasiswa bagi inovator terpilih.
Editor: Ikrima


