back to top
Selasa, Maret 10, 2026

PC IMM AR Fakhruddin Yogyakarta Dilantik, Usung Kepemimpinan Transformatif

Lihat Lainnya

IBTimes.ID Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Abdul Rozak Fakhruddin Kota Yogyakarta periode 2025/2026 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Amphiteater Gedung Abdul Rozak Fakhruddin B lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (27/2).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi mahasiswa Muhammadiyah di Kota Yogyakarta untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dari periode 2024/2025 menuju kepengurusan baru. Suasana pelantikan berlangsung penuh semangat ketika penggalan Mars Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, “Niat telah diikrarkan, kitalah cendekiawan berpribadi,” menggema di ruang acara.

Sebanyak 26 kader resmi dilantik sebagai struktural dan fungsionaris PC IMM AR Fakhruddin Kota Yogyakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 kader merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang berasal dari berbagai fakultas dan program studi. Sementara itu, kader lainnya berasal dari sejumlah perguruan tinggi Muhammadiyah serta perguruan tinggi negeri yang ada di Yogyakarta.

Dalam sambutan perpisahannya, Ketua Umum periode 2024/2025, Bramastha Alfanda Subroto, menyampaikan refleksi simbolik mengenai momentum pelantikan tersebut. Ia menggambarkan hari itu sebagai “dua kelahiran”, yakni kelahiran seorang bayi yang ia saksikan saat menjalani pendidikan koas di rumah sakit dan kelahiran ideologis para kader yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa para pimpinan cabang yang dilantik merupakan kader terpilih yang siap melanjutkan perjuangan organisasi. Bramastha juga menitipkan kader IMM AR Fakhruddin yang berada di sejumlah kampus seperti UMY, UNJAYA, dan UNISA kepada kepengurusan baru.

Baca Juga:  Angka Kematian Jemaah Haji Indonesia Meningkat, Jemaah Diimbau Tetap Jaga Kesehatan

IMM Tekankan Kepemimpinan dan Integritas Gerakan

Ketua Umum PC IMM AR Fakhruddin periode 2025/2026, Shidiq Setyo Adhi Nugroho, menekankan pentingnya kesiapan kader dalam menghadapi masa transisi kepemimpinan. Ia mengajak seluruh pimpinan cabang untuk beradaptasi dengan tanggung jawab baru sebagai pemimpin organisasi.

“Jangan sampai jabatan meningkat, tetapi kapasitas diri tidak ikut berkembang,” ujarnya.

Menurut Shidiq, peningkatan kapasitas diri harus berjalan beriringan dengan amanah jabatan. Ia juga mengingatkan bahwa aktivitas organisasi perlu dilandasi niat ibadah dan komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.


Ketua Umum DPD IMM DIY, Mayda Dwi Hadiyanti, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepemimpinan baru harus dipahami sebagai kelanjutan dari fondasi perjuangan periode sebelumnya. Kepemimpinan yang lahir hari ini, menurutnya, merupakan bagian dari estafet perjuangan untuk melanjutkan arah gerakan yang telah dirintis sebelumnya.

Ia menekankan bahwa estafet kepemimpinan merupakan bagian dari proses menjaga arah gerakan agar tetap berlandaskan nilai dan cita-cita organisasi. Ia juga mengajak para kader menjadikan sosok Abdul Rozak Fachruddin sebagai inspirasi kepemimpinan yang sederhana, berintegritas, dan konsisten dalam prinsip.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Aris Madani, menegaskan bahwa bergabung dengan IMM merupakan pilihan sadar untuk menjadi kader persyarikatan sekaligus kader bangsa.

Menurutnya, IMM bukan sekadar organisasi mahasiswa, tetapi ruang pembentukan intelektual yang mampu melahirkan pemimpin masa depan.

Baca Juga:  Pemerintah Jepang Resmikan Renovasi Gedung SMP Ponpes Pabelan, Magelang

“IMM bukan sekadar organisasi mahasiswa, melainkan ruang pembentukan intelektual berintegritas yang siap menjadi penggerak perubahan,” tegasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan arah gerakan organisasi sekaligus komitmen kader untuk menghadirkan kepemimpinan transformatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Yogyakarta.

(NS)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru