back to top
Senin, April 6, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Islam Progresif: Kontestasi Pemikiran Islam di Indonesia

Indonesia, dengan populasi Muslim terbesar di dunia, telah menjadi ladang subur bagi perkembangan berbagai corak pemikiran Islam. Dalam konteks ini, munculnya gagasan tentang "Islam...

Keluar dari Belenggu Manusia Bersama Gadamer

Hans-Georg Gadamer ialah seorang filsuf kontemporer yang memiliki konsen dalam bidang hermeneutika atau cara membaca sebuah teks. Untuk mengetahui cara berfikir Gadamer, kita perlu...

“Quo Vadis Ulil”? (7): Dilema Moral Ekologi (Catatan Terakhir untuk Ulil)

Artikel ini saya tulis untuk mengisi tema diskusi Maarif Institute, “Agama, Krisis Lingkungan dan HAM: Izin Tambang untuk Ormas, Masalah atau Maslahah?” (Kamis, 18...

“Quo Vadis Ulil?” (6): Kesalahpahaman Ulil Atas Deep Ecology

Tulisan ini merupakan kritik terhadap pandangan Ulil Abshar Abdalla tentang “metafisika yang mendasari aktivisme lingkungan”, yang dituangkan dalam seri terakhir tulisannya tentang tambang (dalam...

“Quo Vadis Ulil?” (3): Fikih Ekologi Ulil dan Deep Ecology

Saya masih ingin berbagi pikirkan tentang fikih lingkungan dan ideologi lingkungan. Ulil dalam dua tulisannya terutama yang pertama (Kompas, 20 Juni 2024), memisahkan antara...

Politik Kita Hari Ini: Kurang Pengetahuan, Minim Keteladanan

Ada dua wacana paling banyak menyita perhatian orang Indonesia sepanjang abad 20. Pertama, wacana negara-bangsa (nation state), di awal atau paruh abad pertama. Kedua,...

Latest news

- Advertisement -spot_img

This will close in 0 seconds