back to top
Selasa, April 7, 2026

Taman Pustaka Muhammadiyah Resmi Dibuka, Ruang Literasi dan Arsip Sejarah Kini Lebih Inklusif

Lihat Lainnya

IBTimes.ID Muhammadiyah terus memperkuat budaya literasi dan pelestarian sejarah organisasi. Upaya ini ditandai dengan soft launching Taman Pustaka Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pusat literasi modern yang terbuka, inklusif, sekaligus menjaga jejak sejarah panjang persyarikatan.

Program yang digagas Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah ini dirancang bukan hanya sebagai perpustakaan biasa. Program ini juga menjadi pusat dokumentasi yang menyimpan beragam arsip penting perjalanan Muhammadiyah dari masa ke masa.

Wakil Ketua II MPI, Widyastuti, menegaskan bahwa kini layanan perpustakaan tersebut telah dibuka untuk masyarakat luas dengan prosedur yang sederhana.

“Karena sekarang perpustakaan kita secara resmi terbuka untuk umum, siapapun boleh berkunjung dan mengakses layanan yang tersedia. Syaratnya cukup mudah, hanya dengan membawa kartu identitas seperti KTAM, KTA Aisyiyah, KTA Ortom, atau boleh juga memakai KTP,” ujarnya pada Senin (6/4).

Menurutnya, keterbukaan akses ini diharapkan dapat memperluas manfaat perpustakaan sebagai ruang belajar bersama. Fasilitas ini ditujukan bagi warga Muhammadiyah maupun masyarakat umum yang membutuhkan referensi sejarah, pemikiran Islam, dan literasi sosial.

Lebih dari sekadar ruang baca, Taman Pustaka Muhammadiyah diproyeksikan menjadi pusat arsip persyarikatan. Tempat ini menjaga dokumen penting, manuskrip, dan catatan sejarah agar tetap terawat untuk generasi mendatang.

Baca Juga:  Pertama Kali, Daging 3.000 Kambing Dam Petugas dan Jemaah Haji Dikirim ke Tanah Air

Perluasan Fasilitas dan Penguatan Arsip Sejarah

Sekretaris MPI PP Muhammadiyah, Anam Sutopo, menjelaskan bahwa pengembangan Taman Pustaka Muhammadiyah dilakukan secara bertahap. Langkah ini bertujuan menjawab kebutuhan ruang baca modern sekaligus meningkatkan kapasitas layanan.

“Ruang perpustakaan satu ini merupakan ruang koleksi utama. Selanjutnya akan dikembangkan pada tahap kedua, yaitu pembangunan ruang pustaka dua yang difungsikan sebagai ruang baca di area Kantor PP Muhammadiyah Ahmad Dahlan,” jelasnya.

Tahap kedua pembangunan akan difokuskan pada penambahan ruang baca yang lebih nyaman, koleksi yang lebih luas, serta fasilitas yang mendukung ekosistem literasi berbasis komunitas.

Dengan konsep tersebut, Taman Pustaka Muhammadiyah diharapkan menjadi pusat rujukan bagi peneliti, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat yang ingin menelusuri pemikiran serta sejarah Muhammadiyah secara lebih mendalam.

Soft launching ini juga menandai komitmen Muhammadiyah untuk terus merawat tradisi ilmu pengetahuan yang telah menjadi karakter utama persyarikatan sejak awal berdiri.

Ke depan, pengelola berkomitmen memperkaya koleksi, memperluas akses, serta menghadirkan layanan yang lebih adaptif dengan perkembangan zaman, sehingga Taman Pustaka Muhammadiyah dapat menjadi ikon baru literasi dan arsip sejarah Islam modern di Indonesia.

(NS)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

This will close in 0 seconds