Pendidikan

Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Mata Psikolog Pendidikan

1 Mins read

IBTimes.ID – Tes Kemampuan Akademik (TKA) dinilai punya makna lebih dari sekadar angka, melainkan bisa menjadi pengalaman psikologis yang menguatkan siswa dalam perjalanan belajar. Hal tersebut disampaikan Wilda Kumala Sari Founder Komunitas Ruang Gembira Belajar sekaligus psikolog pendidikan dalam forum Muda Bicara Pendidikan di Serambi Temu, Ciputat, Tangerang Selatan pada Rabu (3/9/25).

Sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) yang menempatkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen pemerataan kualitas pendidikan nasional. Wilda menyampaikan TKA dapat menjadi momentum refleksi diri bagi murid, terutama dalam memahami kapasitas dan area yang perlu diperkuat.

 “Tes Kemampuan Akademik (TKA) itu bukan sekadar angka atau nilai. Tes ini bisa menjadi pengalaman belajar yang memacu kita untuk tumbuh lebih baik. Dengan literasi dan numerasi yang diukur, siswa jadi tahu aspek mana yang masih perlu ditingkatkan,” jelasnya.

Psikolog Pendidikan muda itu menekankan bahwa aspek psikologis murid tidak boleh diabaikan dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kesiapan mental sangat menentukan performa.

“Kecemasan berlebihan justru bisa menghambat kemampuan siswa menampilkan performa terbaik. Maka, dukungan emosional dari guru dan orang tua sangat penting,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) seharusnya dipandang sebagai bagian dari proses belajar, bukan beban.

“Kalau tes dilihat sebagai ancaman, siswa akan tertekan. Tapi jika dilihat sebagai kesempatan untuk mengenali potensi diri, maka hasilnya bisa meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi,” tambah Wilda.

Perlu, lanjutnya, pendampingan guru dalam setiap tahap Tes Kemampuan Akademik (TKA). Selain membantu siswa memahami materi,  juga menjaga keseimbangan psikologis mereka.

“Fungsi guru bukan hanya mengajarkan, tetapi juga menjaga ikut memberikan pendampingan pada siswa. Dengan begitu, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) bisa lebih bermakna,” ungkapnya.

Baca Juga  Ternyata Muhammadiyah Ormas Islam dengan Pesantren Terbanyak di Indonesia

Bagi Wilda, makna terdalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah ketika tes ini mendorong siswa menjadikan belajar sebagai perjalanan bertumbuh, bukan sekadar perlombaan angka.

Forum Muda Bicara Pendidikan ini dihadiri oleh berbagai kalangan muda yang peduli terhadap masa depan pendidikan Indonesia, sehingga diskusi berjalan hangat dan penuh gagasan.

Related posts
Pendidikan

Mendikdasmen Resmikan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di Medan

3 Mins read
IBTimes.ID – Pemerintah terus meneguhkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Komitmen tersebut diwujudkan…
Pendidikan

Kemendikdasmen Ajak Sambut Awal Semester Genap dengan Pagi Ceria dan Upacara Bendera

1 Mins read
IBTimes.ID – Dalam rangka menumbuhkan semangat kebangsaan, kebersamaan, dan mengawali kegiatan pembelajaran di awal semester genap secara positif, Menteri Pendidikan Dasar dan…
Pendidikan

Menag Nasaruddin Umar: Pembentukan Ditjen Pesantren Segera Terwujud, Tinggal Tunggu Keppres

1 Mins read
IBTimes.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan bahwa pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Saat ini, pihak kementerian…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *