Peristiwa

Wamen Fajar: Dai Digital Muhammadiyah Harus jadi Garda Terdepan Bangun Keadaban Digital

2 Mins read

IBTimes.ID – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, memberikan kuliah umum pada Akademi Dai Digital Muhammadiyah Batch III yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di kantor BPMP Sumatera Selatan, Rabu (24/9/25).

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Fajar menyampaikan bahwa Dai Digital Muhammadiyah adalah pembawa panji Muhammadiyah di dunia maya, penegak risalah pencerahan, dan harus menjadi garda terdepan dalam membangun keadaban digital di tengah derasnya arus informasi saat ini.

Di sisi lain, Wamen Fajar menyoroti media sosial yang saat ini menjadi sumber utama informasi bagi generasi muda terutama Gen Z, bahkan sampai ke pelosok desa.

Bahkan menurut alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tersebut, anak-anak di Sijunjung, Sumatera Barat, yang meski jauh dari kota besar, fasih mengikuti tren media sosial seperti TikTok dan Instagram.

 “Konten-konten medsos kini menembus pelosok desa. Tidak ada yang kebal dari pengaruh media sosial,” ujarnya.

Melihat fenomena tersebut, Wamen Fajar memperingatkan bahwa budaya scroll culture telah memicu dangkalnya proses belajar dan melemahkan karakter.

Wamen Fajar yang juga  Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan  Strategis (LKKS) PP Muhammadiyah menyampaikan sebuah data yang menunjukkan  anak-anak saat ini menghabiskan sekitar sepertiga waktunya dengan gawai, dan kerap mengonsumsi konten dangkal yang melemahkan kemampuan berpikir kritis.

“Hal ini karena ada pergeseran pola pengasuhan, banyak nilai yang belum tentu baik dan benar ditransfer melalui media sosial, bukan lagi dari lingkungan keluarga. Ini tantangan maha berat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wamen Fajar juga menyoroti tantangan dari algoritma media sosial dan kecerdasan buatan dalam kehidupan beragama.

 “Saat ini Influencer bisa lebih didengar daripada ulama. Algoritma bekerja berdasarkan engagement, bukan substansi yang dalam. Karena itu, Dai Digital Muhammadiyah perlu hadir dengan literasi keagamaan yang kuat, adaptif dengan kemajuan teknologi dan memiliki kemampuan menyentuh hati umat,” pesannya.

Baca Juga  Buya Husein: Keadilan Gender sebagai Basis Moralitas

Wamen Fajar juga mengajak para Dai Digital Muhammadiyah memperkaya media sosial dengan konten yang mencerahkan, moderat, dan relevan dengan dunia Gen Z. 

Di tengah tantangan berat di atas, Wamen Fajar menjelaskan bahwa Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Menteri Abdul Mu’ti telah meluncurkan program Pembelajaran Mendalam untuk menumbuhkan jiwa kritis dan rasa ingin tahu murid.

“Pak Menteri Abdul Mu’ti berikhtiar dengan meluncurkan Pembelajaran Mendalam, agar anak-anak kita mendalami dan memahami materi dengan penuh makna, berkesadaran dan menggembirakan,” ujarnya.

Di akhir paparannya, Wamen Fajar mengapresiasi dedikasi para Dai Digital Muhammadiyah yang terus berikhtiar menebar risalah berkemajuan di dunia maya.

“Mari kita jadikan teknologi sebagai sarana maslahat, memperkuat akhlak digital netizen, dan menebar pencerahan di setiap ruang maya. Bersama, kita wujudkan ekosistem ruang digital yang bermartabat penuh kedamaian dan keadaban,” pungkasnya.

(Soleh)

Related posts
Peristiwa

Black Box Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Gunung Bulusaraung Berhasil Ditemukan

1 Mins read
IBTimes.ID – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan black box (kotak hitam) pesawat ATR 42-500 yang jatuh di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten…
Peristiwa

Marc Marquez Isyaratkan Pensiun dalam Waktu Dekat

1 Mins read
IBTimes.ID – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez mengisyaratkan akan pensiun dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut diungkapkan Marc Marquez dalam wawancara dengan media…
Peristiwa

Nakhodai RSMJ, dr. Iwan Hartono Siap Hadirkan Layanan Kesehatan Inklusif untuk Semua

1 Mins read
IBTimes.ID – Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Jombang (RSMJ) resmi memasuki babak baru kepemimpinan melalui prosesi pelantikan dan serah terima jabatan Direktur untuk…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *