In-Depth

Putra Yunahar Ilyas Terpilih Menjadi Ketua Umum DPD IMM DIY

2 Mins read

-IBTimes.ID-Yogyakarta – Muhammad Hasnan Nahar, putra dari Prof. Yunahar Ilyas terpilih menjadi ketua umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (IMM DIY) periode 2019 – 2021. Keputusan ini sesuai dengan hasil Musyawarah Daerah XIX IMM DIY yang digelar di SKB Bantul pada 6-9 Desember 2018 dengan tema ‘Menafsir Makna Zaman, Membumikan Gerakan untuk DIY yang Maju dan Berkeadilan”. Pemilihan ketua umum pada musyawarah daerah kali ini dilakukan kemarin (9/12) dengan jumlah calon formatur 28 orang dari 32 calon formatur terdaftar.

Adapun 13 nama formatur terpilih dari 28 calon formatur beserta perolehan suaranya sebagai berikut: Muhammad Hasnan Nahar (83 suara), Affan Qolbi (80 suara), Saparullah (78 suara), Fajri Fauzi (75 suara), Nur Fahmi Nur (75 suara), Muhammad Muhlis (74 suara), Mohammad Irfan Anas (73 suara), Azwar Kholid (70 suara), Fikri Anggriono (70 suara), Fikri Fachrurrizal (70 suara), Muhammad Fatah Nur Hakim (69 suara), Faris Fauzul Aziz (67 suara), dan Novrizal Sayuti (67 suara).

Hasnan dibesarkan di lingkungan Muhammadiyah, melihat latar belakang pendidikannya di Mts Mua’llimin Muhammadiyah Yogyakarta, MA Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, dan dilanjutkan pendidikan S1 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta S2 di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain itu, latar belakang organisasinya dimulai sejak menjadi bendahara umum PK IMM Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, ketua bidang organisasi PC IMM Sleman, Sekretaris bidang organisasi DPD IMM DIY, hingga menjadi wakil sekretaris KNPI Provinsi DIY. Adapun jenjang perkaderan yang pernah Hasnan ikuti diantaranya DAD PK IMM Ushuluddin UIN, LID PC IMM Sleman, DAM PC IMM BSKM, dan BA MPK PW Muhammadiyah DIY.

Baca Juga  Jalan Juang Ki Bagus Hadikusumo

Hasnan membawa visi untuk IMM DIY “Menjadikan Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sebagai Pribadi yang Tanggap, Tahan, dan Bertanggungjawab”. Visi diharapkan mampu menjadikan pribadi kader serta pimpinan agar menjadi pribadi yang tanggap, tahan, dan bertanggungjawab.Tanggap terhadap lingkungan sosial, tahan terhadap segala penawaran materi/posisi guna kepentingan pribadi/ kelompok, dan bertanggungjawab baik sebagai anak, mahasiswa, kader, dan hamba Allah.

Hasnan berharap para kader IMM DIY mampu menjadi korektor pada setiap kinerja DPD IMM DIY dan saling berkolaborasi untuk kemajuan IMM DIY.

“Jangan ragu untuk teman-teman semua memposisikan diri sebagai korektor bagi saya dan teman-teman semua, jika kami salah katakan salah, jika benar maka teruskan. Dan dalam bermusyawarah tentu ada politik tapi cukuplak politik ini sampai disini. Setelah ini tidak ada lagi prasangka buruk, dugaan negatif, dan lain sebagainya. Bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama”. Ucap Hasnan dalam pidato perdananya sebagai ketua umum.

Sebelum menutup pidatonya, Hasnan berpesan kepada seluruh kader IMM DIY agar menjadi orang yang berharga, bukan hanya menjadi orang yang sukses.

“Jangan berusaha menjadi orang yang sukses, tapi jadilah orang berharga. Karena orang sukses hanya akan berhasil mencapai tujuan, sedangkan orang berharga mampu mencapai tujuannya, tanpa meninggalkan prinsip dan melukai orang lain”. Lanjut Hasnan. 

Reporter: Qurrata A’yun

1005 posts

About author
IBTimes.ID - Cerdas Berislam. Media Islam Wasathiyah yang mencerahkan
Articles
Related posts
In-Depth

Mengapa DPR RI Tolak Kasus Hogi Sleman Damai Lewat Restorative Justice?

2 Mins read
Kasus Hogi Minaya, warga Sleman yang sempat menjadi tersangka setelah mengejar penjambret istrinya hingga berujung kematian dua pelaku, terus menjadi sorotan nasional….
In-Depth

Rahasia di Balik Bulan Madu Michael Carrick dengan "King" MU

3 Mins read
Manchester United “King MU” sedang menikmati momen indah yang sering disebut sebagai “bulan madu” bersama pelatih interim Michael Carrick. Pada 13 Januari…
In-Depth

Kapal Perang Amerika Bergerak ke Iran, Akan Menjadi Venezuela Kedua?

4 Mins read
Ketegangan Amerika Serikat dengan Iran terus memuncak. Ketegangan yang sudah bertahun-tahun terjadi ini kembali meningkat ketika terjadi demonstrasi besar-besaran di seluruh provinsi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *