back to top
Selasa, Februari 3, 2026

Biografi Mahathir Mohamad, Mantan PM Malaysia, Berusia Lebih dari 100 Tahun

Lihat Lainnya

Di usia lebih dari 100 tahun, nama Mahathir Mohamad sangat mendominasi politik Malaysia selama beberapa dekade. Biografi Mahathir Mohamad mulai menarik perhatian publik ketika ia pertama kali menjabat sebagai perdana menteri negara itu selama 22 tahun, dari tahun 1981 hingga 2003. Di periode tersebut, ia secara luas diakui atas perkembangan dan transformasi ekonomi Malaysia yang pesat sejak tahun 1980-an.

Pada tahun 2018, ia kembali dari masa pensiunnya dalam upaya untuk menggulingkan mantan perdana menteri Najib Razak. Razak dituduh menggelapkan ratusan juta dana negara. Dengan bantuan mantan rivalnya, Anwar Ibrahim, Mahathir terpilih kembali sebagai perdana menteri negara itu. Sementara Najib didakwa dan akhirnya dipenjara atas tuduhan pencucian uang dan penyalahgunaan kekuasaan.

Namun aliansi tersebut, yang bernama Pakatan Harapan, terbukti tidak mampu menahan tekanan persaingan internal. Pada Februari 2020 Mahathir mendapati dirinya digulingkan dalam sebuah peristiwa yang menyebabkan runtuhnya koalisi pemerintahan Pakatan Harapan.

Namun, mantan perdana menteri yang menjabat sebanyak dua kali ini tetap menjadi tokoh berpengaruh di negara tersebut. Berikut adalah biografi Mahathir Mohamad.

Biografi Mahathir Mohamad: Masa Muda

Rumah masa kecil Mahathir di Alor Setar, dibuka untuk umum pada 19 Desember 1992. Dinamakan Rumah Kelahiran Mahathir Mohamad. Rumah ini memamerkan barang-barang seperti foto, dokumen pribadi, dan instrumen medis dari masa kecilnya. Proyek restorasi yang dipimpin oleh Arsip Nasional ini merupakan proyek kedua mereka setelah rumah P. Ramlee di Penang.

Baca Juga:  Creatormuda Academy: Cegah Bullying Pacu Daya Kreatif Pelajar

Saat kuliah, ia bertemu dengan calon istrinya, Siti Hasmah Mohamad Ali, yang juga seorang mahasiswa kedokteran. Mereka menikah pada Agustus 1956, ketika Mahathir berusia 31 tahun dan Siti Hasmah berusia 30 tahun. Putri mereka, Marina, memandang pernikahan ini sebagai hal yang progresif karena dianggap sebagai pernikahan yang terlambat bagi generasi mereka.

Ia dan Siti Hasmah memiliki anak pertama mereka, Marina, pada tahun 1957, sebelum kemudian memiliki tiga anak lagi, Mirzan, Mokhzani, dan Mukhriz, serta mengadopsi tiga anak lagi, Melinda, Maizura dan Mazhar, selama 28 tahun berikutnya. Pada tanggal 5 Agustus 2021, Mahathir merayakan ulang tahun pernikahannya yang ke-65 dengan Siti Hasmah.

Awal Karir Politik

Sebagaimana dilansir dari BBC, Mahathir bergabung dengan partai politik Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) pada usia 21 tahun dan menjalankan praktik medis selama tujuh tahun di negara bagian asalnya, Kedah, sebelum menjadi anggota parlemen pada tahun 1964. Pada tahun 1969, ia kehilangan kursinya dan dikeluarkan dari partai setelah menulis surat terbuka yang menyerang Perdana Menteri saat itu, Tunku Abdul Rahman.

Ia kemudian menulis buku kontroversial berjudul Dilema Melayu. Di dalamnya, ia berpendapat bahwa penduduk Melayu di negara itu telah terpinggirkan, tetapi juga mengecam mereka karena secara apatis menerima status kelas dua.

Buku itu mendapat sambutan baik dari para pemimpin UMNO yang lebih muda dan ia diundang kembali ke partai, terpilih kembali ke parlemen pada tahun 1974. Mahathir lalu diangkat menjadi menteri pendidikan. Dalam waktu empat tahun, ia menjadi wakil ketua UMNO dan, pada tahun 1981, ia menjadi perdana menteri.

Baca Juga:  Islam Berkemajuan Perspektif Gender dan Keluarga

Kebijakannya yang otoriter namun pragmatis membuatnya mendapatkan dukungan populer di dalam negeri. Namun hal ini harus dibayar dengan kurangnya penghargaannya terhadap hak asasi manusia.

Citra Buruk Demokrasi

Oleh Mahathir, para politisi oposisi dipenjara tanpa pengadilan berdasarkan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri. Yang paling terkenal, wakil perdana menterinya, Anwar Ibrahim, dipecat, dituduh korupsi dan sodomi dan kemudian dipenjara atas tuduhan yang terakhir. Hal itu dilakukan karena Anwar menyerukan reformasi ekonomi dan politik pada tahun 1998.

Anwar mengatakan bahwa ia meninggalkan jabatannya “dengan kecewa… karena saya telah mencapai terlalu sedikit dalam tugas utama saya untuk menjadikan ras saya ras yang sukses, ras yang dihormati”.

Bahkan setelah pensiun, Mahathir tidak pernah benar-benar meninggalkan arena politik. Ia secara terbuka mengkritik penggantinya Abdullah Badawi. Setelah hasil pemilihan yang kurang memuaskan bagi koalisi yang berkuasa pada tahun 2008, ia keluar dari partai. Hal ini oleh banyak orang dilihat sebagai cara untuk menekan Abdullah agar mundur.

Hal itu membuka jalan bagi Najib untuk berkuasa. Dukungan awal Mahathir untuk Najib berubah setelah muncul tuduhan korupsi terhadap Najib terkait dana investasi negara bernama 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Namun, karena upaya mereka tidak membuahkan hasil, ia dan beberapa pendukungnya yang berpengaruh meninggalkan UMNO dan bergabung dengan oposisi pada tahun 2016.

Pada Januari 2018, ia mengumumkan niatnya untuk mengikuti pemilihan umum, pada usia 92 tahun. Ia, bersama dengan Anwar Ibrahim dan beberapa partai lain, membentuk koalisi Pakatan Harapan, yang memerintah negara selama dua tahun sebelum akhirnya runtuh.

Baca Juga:  500 Orang Meninggal, 10 Ribu Ditahan, Apa yang Terjadi dengan Demonstrasi Iran?

Malaysia mendapatkan PM baru setelah seminggu penuh gejolak. Mahathir membuat politik negara kacau pada akhir Februari 2020 ketika ia mengundurkan diri, memutuskan aliansinya dengan Anwar. Setelah pengunduran dirinya, ia dan Anwar kemudian mengumumkan bahwa mereka sebenarnya telah bersatu kembali dan mendapatkan dukungan mayoritas.

Namun, raja, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, yang memiliki wewenang tertinggi dalam menentukan siapa yang akan membentuk pemerintahan, memilih Muhyiddin. Namun Muhyiddin juga tidak lama berkuasa. Ia mengundurkan diri setelah hanya 17 bulan berkuasa dan menyerahkan posisinya kepada Ismail Sabri Yaakob, karena ia telah kehilangan dukungan mayoritas di parlemen.

(FI)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru