back to top
Rabu, Juli 1, 2026

Mahasiswa Muhammadiyah Mengharumkan Nama Indonesia di AVC Men’s Cup 2026

Lihat Lainnya

IBTimes.IDMahasiswa Universitas Muhammadiyah Indonesia (UMI) menjadi sorotan setelah Boy Arnez Arabi, sukses membawa Tim Nasional Indonesia menorehkan sejarah di level Asia. Atlet bola voli yang akrab disapa Boy itu dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) usai mengantar Indonesia menaklukkan Korea Selatan pada partai final AVC Men’s Cup 2026 yang berlangsung di Veer Savarkar Sports Complex, Ahmedabad, India, Ahad (28/6).

Gelar individu paling bergengsi tersebut melengkapi keberhasilan Indonesia keluar sebagai juara setelah menang telak 3-0 atas Korea Selatan dengan skor 34-32, 25-16, dan 25-23. Penampilan konsisten Boy sepanjang turnamen menjadikannya salah satu aktor utama di balik keberhasilan skuad Merah Putih mengangkat trofi dan mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.

Bagi keluarga besar Muhammadiyah, capaian ini menjadi bukti bahwa Mahasiswa Muhammadiyah tidak hanya mampu berprestasi di ruang akademik, tetapi juga mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di panggung olahraga internasional.

Dalam keterangannya kepada redaksi pada Selasa (30/6), Boy mengisahkan bahwa kecintaannya terhadap bola voli tumbuh sejak kecil berkat dukungan keluarga. Namun, perjalanan sebagai atlet profesional baru dimulai ketika usianya menginjak 18 tahun setelah direkrut klub LavAni.

“Umur 18 tahun saya masuk ke klub bola voli LavAni. Saya direkrut di klub bola voli LavAni milik Pak SBY dan dari situ saya beralih ke profesional,” ungkap Boy.

Baca Juga:  Indonesia Sukses Jadi Runner-Up SEA Games 2025 dengan 91 Medali Emas

Menyeimbangkan Kuliah dan Karier sebagai Atlet Nasional

Perjalanan Boy menuju level internasional tidak berlangsung instan. Putra asal Rantauprapat, Sumatera Utara, itu telah mengikuti berbagai kejuaraan nasional maupun internasional, termasuk memperkuat Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand.

Menurut Boy, tantangan terbesar dalam setiap pertandingan justru muncul ketika memasuki momen-momen penentuan yang membutuhkan ketenangan dan tanggung jawab besar.

“Kalau soal kesan, mungkin di poin-poin krusial yang mana kita harus punya lebih tanggung jawab, harus berpikir bagaimana caranya mencetak poin,” jelasnya.

Di balik kesibukannya sebagai atlet nasional, Boy tetap menjalankan kewajibannya sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Indonesia. Ia mengaku dukungan kampus menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya mampu menyeimbangkan dunia akademik dan olahraga.

“UMI adalah institusi pendidikan yang mau mendukung atletnya untuk terus berkembang. Pastinya mengatur waktu sebagai mahasiswa dan atlet itu tidak mudah, tetapi bisa dijalani selama mendapat dukungan dan mampu mengatur waktu antara kuliah dan bekerja sebagai atlet,” tuturnya.

Keberhasilan sebagai MVP pada partai final AVC Men’s Cup 2026 ini menjadi gambaran bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah tidak hanya melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang sesuai bakat dan potensinya.

Prestasi Boy sekaligus memperlihatkan bahwa dukungan institusi pendidikan terhadap mahasiswa berprestasi mampu melahirkan atlet kelas dunia yang membawa harum nama Indonesia. Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus berani bermimpi besar, bekerja keras, dan mengukir prestasi di tingkat internasional tanpa meninggalkan komitmen terhadap pendidikan. (NS)

Baca Juga:  Andri Irawan Bawa Pulang Emas untuk Indonesia Lewat Cabang Petanque

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru