back to top
Rabu, Oktober 14, 2026

Batam Didukung Penuh Kementerian Transmigrasi untuk Menjadi Pusat Data yang Mendunia

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyatakan dukungan penuh terhadap upaya menjadikan Batam sebagai salah satu pusat data berskala global. Pertumbuhan industri ini dinilai sebagai peluang untuk memperkuat ekonomi digital, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Dikutip dari Kompas.com pada (9/10/2026), Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara menilai Indonesia harus berani menangkap peluang dari perubahan ekonomi global. Menurut dia, pusat data kini menjadi infrastruktur penting bagi pertumbuhan ekonomi digital. Fasilitas ini juga menjadi fondasi bagi pengembangan kecerdasan buatan.

Kebutuhan terhadap pusat data terus meningkat seiring makin luasnya penggunaan layanan digital, komputasi awan, dan aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Kondisi ini membuat banyak negara berlomba menyiapkan lokasi yang mampu menampung investasi di sektor tersebut.

“Kalau kita tidak ikut berpikir maju, kita akan tertinggal. Batam punya peluang besar untuk mengambil bagian dalam perkembangan ini,” ujar Iftitah dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (9/10/2026).

Iftitah menegaskan, kehadiran pusat data tidak hanya berbicara soal teknologi. Sektor ini juga membuka kesempatan bagi warga untuk memperoleh pekerjaan, keterampilan, dan pendapatan yang lebih baik. Dengan kata lain, investasi di bidang ini diharapkan memberi dampak langsung bagi kehidupan masyarakat Batam.

Iftitah menjelaskan, arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong kemajuan dan memperkuat daya saing Indonesia perlu diterjemahkan menjadi kerja nyata di daerah. Batam dinilai sebagai salah satu daerah yang mampu menjalankan arahan tersebut.

Baca Juga:  Peluncuran Jurnal Maarif: Fenomena Hijrah Generasi Milenial

Menurut Iftitah, posisi Batam yang strategis membuka peluang untuk menarik investasi lanjutan. Peluang itu perlu ditopang oleh ekosistem yang andal, kepastian layanan, dan kesiapan tenaga kerja. Selama ini, letak yang berdekatan dengan Singapura serta status kawasan perdagangan bebas menjadikan Batam salah satu tujuan investasi utama di Indonesia.

Iftitah juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam mempercepat layanan investasi. Kecepatan layanan kerap menjadi pertimbangan utama investor sebelum memilih lokasi usaha. Karena itu, langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing daerah.

Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan bahwa proses perizinan kini jauh lebih singkat. Proses yang sebelumnya bisa memakan waktu satu hingga dua tahun kini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu bulan.

Percepatan juga terjadi pada persetujuan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL). Sebelumnya, proses ini membutuhkan waktu enam bulan hingga dua tahun. Saat ini, persetujuan AMDAL umumnya bisa rampung paling lama dalam 28 hari.

Pusat data membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar, terutama untuk sistem pendingin perangkat server. Untuk menjawab kebutuhan itu, BP Batam mendorong pembangunan fasilitas seawater reverse osmosis (SWRO) atau pengolahan air laut menjadi air bersih.

Teknologi SWRO bekerja dengan menyaring air laut melalui membran khusus hingga kadar garamnya hilang. Dengan cara ini, kebutuhan air industri dapat terpenuhi tanpa membebani pasokan dari waduk. Selama ini, waduk menjadi sumber utama air bersih bagi masyarakat Batam.

Baca Juga:  Kakek Usia 72 Tahun Lulus Tepat Waktu 2 Tahun

“Investasi harus berjalan bersama tanggung jawab. Kebutuhan air pusat data harus disiapkan dengan baik, termasuk melalui SWRO. Dengan perencanaan yang jelas, kita bisa menjaga kebutuhan masyarakat sekaligus memberi ruang bagi tumbuhnya industri baru,” kata Iftitah.

Selain air, pasokan listrik juga menjadi perhatian. Pusat data dikenal sebagai industri yang membutuhkan listrik dalam jumlah besar dan stabil sepanjang hari. Kesiapan energi pun menjadi salah satu pertimbangan utama investor sebelum membangun fasilitas.

Terkait hal itu, Iftitah mendukung langkah BP Batam dalam menyiapkan pasokan listrik dan infrastruktur pendukung lainnya. Persiapan tersebut dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah, BP Batam, penyedia energi, dan pelaku usaha.

Di luar urusan infrastruktur, Iftitah turut mendukung dialog yang dibangun BP Batam bersama masyarakat. Dialog tersebut berlangsung secara terbuka dan bertumpu pada data. Forum ini juga menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi terkait kehadiran industri baru di sekitar mereka.

Menurut dia, keterbukaan semacam ini penting agar manfaat sekaligus dampak investasi dapat dipahami bersama. Dengan begitu, setiap persoalan yang muncul dapat ditangani melalui kerja sama pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Bagi Kementrans, manfaat investasi pusat data harus dirasakan secara nyata oleh masyarakat setempat. Karena itu, kementerian siap mendukung peningkatan kapasitas warga, terutama generasi muda. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan investasi besar tidak meninggalkan warga lokal.

Baca Juga:  Innovation Summit 2026 Dorong Generasi Muda Jadi Motor Perubahan SDGs

Langkah ini bertujuan agar anak muda Batam mampu mengisi peluang kerja yang terbuka. Mereka juga diharapkan dapat mengambil peran dalam perkembangan ekonomi digital yang tengah tumbuh pesat.

Industri pusat data membutuhkan beragam tenaga kerja, mulai dari teknisi jaringan, teknisi kelistrikan, operator sistem pendingin, hingga petugas keamanan fasilitas. Peluang tersebut bisa diisi warga lokal apabila mereka memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Kehadiran pusat data juga berpotensi menggerakkan sektor usaha lain di sekitarnya, seperti jasa konstruksi, transportasi, kuliner, hingga penyediaan hunian bagi pekerja. Perputaran ekonomi ini dapat ikut menambah pendapatan masyarakat Batam.

“Daerah yang menjadi bagian dari infrastruktur penting ekonomi dunia, seperti Batam, akan memiliki nilai strategis,” ujar Iftitah.

“Tugas kita memastikan masyarakat setempat ikut tumbuh bersama investasi itu melalui pekerjaan, keterampilan, dan pendapatan yang meningkat,” pungkasnya.

(Assalimi)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru