Wahyudi Akmaliah

Peneliti Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan (P2KK) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Dibalik Klaim Kerajaan Agung Sejagat

Tanpa ada faktor yang melatarbelakangi dan juga jejak sejarah, tiba-tiba publik Indonesia dikejutkan dengan munculnya Kerajaan Agung Sejagat. Melalui foto-foto yang beredar di media sosial, terlihat bahwasanya orang yang mengaku dan mengklaim tersebut, memang benar-benar serius. Tidak hanya dari kostum yang digunakan, peralatan tempur yang ditunjukkan, melainkan juga pasukan yang berbaris rapi menyambut kaisar dan […]Read More

Reynhard Sinaga yang Salah, Kenapa Kita yang Tanggungjawab?

Reynhard Sinaga terbukti bersalah dan dihukum seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris. Ia terbukti telah melakukan 159 kasus pemerkosaan dan serangan seksual terhadap 48 pria di Inggris dalam rentang waktu 1 Januari 2015 hingga 2 Juni 2017. Banyak masyarakat Indonesia yang kaget. Kekagetan ini setidaknya memunculkan beragam respon, antara keheranan, takjub, sekaligus marah dan merasa […]Read More

NKCTHI: Narasi Kelas Menengah yang Menjengkelkan

Pengalaman kehilangan tidak hanya membentuk trauma yang berkepanjangan melainkan juga menjadi cara pandang dan tindakan seseorang di masa depan. Baik cara melihat dirinya maupun orang-orang yang dicintainya. Trauma ini menjadi titik awal dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko yang kemudian jadi titik kejut di akhir cerita. […]Read More

Masih Bolehkah Nyinyir Terhadap Banjir?

Curah hujan sangat tinggi menyebabkan banjir di area Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Depok itu harus diakui. Ini siklus 5 tahunan dalam perubahan iklim itu bisa dimaklumi. Masyarakat masih tidak tertib karena buang sampah sembarangan, itu juga persoalan penting. Kinerja Anies Namun, bukan berarti kita nggak boleh kritik keras pemimpin yang memang kerjanya enggak becus. […]Read More

Selimut Debu dan Impian Negara Islam

Di penghujung tahun 2019, saya membaca kembali karya Augustinus Wibowo, dimulai dengan buku Selimut Debu: Impian dan Kebanggaan dari Negeri Perang Afganistan. Melalui pengalaman visual penulis ini, saya diajak menelusuri negara Afghanistan yang telah luluh-lantak karena perang bertahun-tahun. Juga cengkeraman hukum adat melalui agama Islam di bawah rezim Taliban. Selimut Debu; Kegetiran Afghanistan Ada getir […]Read More

Sejauh Mana Dampak Buku “Menjerat Gus Dur”?

Saya belum membaca buku Virdika Rizky Utama, wartawan Narasi TV tersebut. Dari beberapa resensi yang telah ditulis, termasuk oleh guru Hairus Salim di Mojok setidaknya memberikan peta dan alur bagaimana isi buku Menjerat Gus Dur secara garis besar. Namun, pertanyaan penting yang dapat diajukan di sini adalah, “Sejauh mana buku tersebut memiliki pengaruh dan dampak […]Read More