back to top
Sabtu, Mei 2, 2026

KATEGORI

Insight

Pentingnya Peran Pemuda dalam Penanggulangan Korupsi

Oleh: Yuyus Citra Purwida* Permasalahan korupsi yang dialami bangsa Indonesia telah berada pada titik nadir yang mengkhawatirkan. Hal ini dikarenakan banyaknya dampak diakibatkan dari adanya...

Kuntowijoyo (2): Iman dan Kemajuan

Oleh: Kuntowijoyo Apa yang hilang dengan rasionali­sasi dan sistem sekolah? Pertama-tama ialah adanya gejala individualisme. Hilangnya bentuk budaya yang mengikat masyarakat menjadi unit yang utuh...

Mungkinkah Majelis Dikdasmen Dikelola Secara Profesional?

Sejarah mencatat bahwa sekolah Muhammadiyah hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan layanan pendidikan. Pertama, sekolah Muhammadiyah menjadi solusi atas persoalan kesulitan masyarakat dalam mengakses...

“Rumah Hantu” dan Ilusi Pembaca

Oleh: Ki H Ashad Kusuma Djaya Suatu hari sekitar bulan September 2002 banyak masyarakat berbondong-bondong datang ke sebuah rumah di kawasan elite Pondok Indah Jakarta...

Muhammadiyah dan Pluralisme yang Substansial

Istilah pluralisme positif dalam buku ini dipinjam dari gagasan almarhum Kuntowijoyo dalam Muslim Tanpa Masjid (2001). Pak Kunto membedakan antara pluralisme positif dan pluralisme...

Kabar Bromartani: Kiai Ahmad Dahlan Aja Piknik

Kiai Ahmad Dahlan—dikenal dengan julukan M. Ketib Amin—memang seorang ulama dan tokoh pergerakan, tetapi jauh sebelum memimpin Persyarikatan Muhammadiyah, beliau adalah seorang guru. Hampir...

Terbaru