Etika dan Profesionalisme Polisi di Australia

 Etika dan Profesionalisme Polisi di Australia
Photo: Haedar Putra Siagian            

Oleh Haidir Fitra Siagian

Hampir dapat dipastikan bahwa tugas pihak kepolisian di negara mana saja berada, yang utama adalah menjaga keselamatan masyarakatnya. Berbagai cara dan kebijakan yang dijalankan oleh pihak kepolisian senantiasa memberikan rasa aman kepada bukan saja orang yang baik pun kepada pihak yang terduga melaksanakan tindakan yang tidak baik.

Semua harus diperlakukan sama sebagai manusia dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan. Segala tindakan yang tidak etis dan non-profesional, harus senantiasa dihindari. Terutama dalam menjalankan tugasnya sebagai pengayom masyarakat pun sebagai salah satu tempat mencari keadilan.

Dalam satu aktivitas yang terkait dengan tugasnya, pihak kepolisian tidak boleh bertindak berlebihan. Mengutamakan keselamatan masyarakat adalah nomor satu. Jalan untuk mengejewantahkan prinsip inilah yang dimaksudkan sebagai bagian dari etika dan profesionalisme pihak kepolisian.

Beberapa waktu lalu, ada kejadian di sini, di mana pihak kepolisian sedang melaksanakan operasi, pencegahan sopir mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk. Dalam satu operasi, polisi menahan sebuah mobil. Awalnya mobil ini akan berhenti, namun tiba-tiba langsung tancap gas.

Sebuah mobil patroli polisi dengan dua personil bermaksud segera mengejarnya. Baru saja beberapa meter keduanya bergerak, tiba-tiba berhenti. Keduanya sepakat mengurungkan niat mengejar mobil tadi. Alasannya adalah, jangan sampai proses pengejaran nantinya akan mengganggu pengguna jalan lainnya. Yang keduanya, jangan sampai mobil yang dikejar tadi, nekat mengebut tak terkendali.

Benar saja, baru beberapa saat kedua polisi ini berhenti, sudah ada informasi kecelakaan kendaraan. Ternyata mobil yang akan mereka kejar tadi, oleh pengemudi yang mabuk, tidak bisa mengendalikan mobil hingga terbalik keluar dari jalan raya. Sopir dan kedua temannya tewas seketika.

Tadi sore, sekembali kami dari acara pengajian dan silaturahmi warga KKSS Sydney, sedang menunggu kereta api di stasiun Sutherland. Saat menunggu, beberapa polisi datang dengan sigap tapi berjalan tanpa berlari. Tiba-tiba seorang perempuan berlari berusaha melintasi rel kereta api. Sedangkan kereta-api tak lama lagi akan datang.

Sesampai di seberang rel, bersamaan kereta api datang. Dari jauh polisi sudah memberi kode agar masinis memelankan laju kereta. Si perempuan berlari ke sebuah pekarangan. Seorang polisi pun segera menangkapnya.

Entah apa yang terjadi. Kami hanya melihat dari jauh. Ketika sudah ditangkap, si perempuan tetap berusaha meronta-ronta ingin melepaskan diri. Seorang polisi lain membantu memegang tangannya.

Tak ada kepanikan dari Pak polisi. Mereka datang tak membuat gaduh. Mereka menangkap seseorang dengan penuh pertimbangan. Memastikan agar jangan sampai si perempuan tidak nekat berlari sepanjang rel kereta api. Memerlakukan pelaku dengan baik, mengedepankan etika, dan sikap profesional. Tak dipukul tak ditembak. Tak ditendang tak dibentak. Wassalam!

Gwynneville, 19.01.20


IBTimes.ID - Dihidupi oleh jaringan penulis dan editor yang memerlukan dukungan untuk bisa menerbitkan tulisan secara berkala. Agar kami bisa terus memproduksi artikel-artikel keislaman yang mencerahkan, silakan sisihkan sedikit donasi untuk keberlangsungan kami.

Transfer Donasi ke
Mandiri 137-00-5556665-3
A.n Litera Cahaya Bangsa

Avatar

RedaksiIB

IBTimes.ID - Kanal Moderasi Islam

Related post

1 Comment

    Avatar
  • I simply want to tell you that I am newbie to blogs and seriously enjoyed this web blog. Likely I’m want to bookmark your blog post . You certainly have great articles. Thanks a bunch for revealing your web-site.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.