IBTimes.ID – Beyond the Inspiration: Keislaman, Kemodernan, dan Keindonesiaan untuk menenebarkan perdamaian dan mengokohkan kebhinnekaan.

Visi dan Misi Kami…

Kami berharap IBTimes.ID dapat menjadi jurnalisme baru yang menjadi media alternatif bagi masyarakat milenial. Kami berkomitmen untuk mempromosikan wacana Islam Indonesia atas dasar nilai-nilai transendensi, liberasi, emansipasi, dan humanisasi yang memiliki karakteristik sebagai berikut:

  1. Mengutamakan ‘prinsip kemajuan’ (progresif)
  2. Menyemaikan benih-benih kebenaran, kebaikan, kedamaian, keadilan, kemaslahatan, kemakmuran, dan keutamaan hidup dinamis bagi seluruh umat manusia
  3. Menjunjung tinggi kemuliaan manusia (laki-laki maupun perempuan) tanpa diskriminasi,
  4. Memperjuangkan misi antiperang, antiterorisme, antikekerasan, antipenindasan, antiketerbelakangan, dan anti terhadap segala bentuk kemafsadatan di muka bumi
  5. Islam Moderat yang melahirkan keutamaan untuk memayungi kemajemukan suku bangsa, ras, golongan, dan kebudayaan umat manusia.

IBTimes.ID – Beyond the Inspiration

Prihatin atas dinamika pemberitaan di media sosial yang tidak sehat, maka dalam rangka menegakkan prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin di dunia maya. Dengan mengikuti perubahan pola pikir, karakter, dan aktivitas masyarakat milenial, maka transformasi ke media multi-platform harus diikuti dengan culture baru dalam dunia jurnalistik. Saat ini, model ‘jurnalisme multi-platform’ sangat penting untuk diimplementasikan dalam industri media massa berbasis online.

IBTimes.id Kanal Islam Berkemajuan.

Kami berusaha merespon cepat perubahan pola pikir, karakter, dan aktivitas masyarakat millennial dengan menghadirkan model jurnalistik yang terintegrasikan dengan sistem media sosial. Standar verifikasi jurnalistik multi-platform ini tetap mengacu pada kode etik jurnalistik yang dikombinasikan dengan kode etik lain sebagai instrumen pokok. Dalam proses produksi, skill teknologi informasi dan penguasaan sosiologi media sosial menjadi penting untuk menghasilkan varian produk-produk jurnalistik yang sesuai dengan minat konsumen (visitor, netizen).

Standar kode etik jurnalistik menjadi landasan operasional para insan jurnalisme multi-platform ketika memproduksi berita, artikel, poto, infografis, movement graphis, dan lain-lain. Kode etik jurnalistik Islami—merujuk pada fikih informasi—menjadi landasan operasional bagi para insan jurnalisme multi-platform dalam menentukan topik atau mengisi konten berdasarkan pada prinsip ‘Islam Moderat’ (Wasathiyah) yang merupakan refleksi atas nilai-nilai al-Qur’an (al-nash), perkembangan IPTEK, dan kearifan budaya lokal Indonesia.