back to top
Minggu, April 26, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Buya Syafii: Koma–Titik adalah Penentu Bangunan Peradaban

Pendahuluan Buya Ahmad Syafii Maarif merupakan salah satu pemikir besar Indonesia yang menempatkan kebijaksanaan, moralitas, dan intelektualitas serta moderasi pemikiran dalam satu tarikan nafas yang...

Mereka yang Mengkaji Al-Qur’an: dari Nöldeke hingga Jeffery

Puncak dari tradisi akademik Barat dalam studi al-Qur’an tampak pada tokoh-tokoh filolog besar abad ke-19 dan ke-20. Theodor Nöldeke, sarjana Jerman, menulis karya monumental...

Bahaya Perkawinan Zombi dan Drakula Akademik

Di aula pengetahuan masa kini, hiruk-pikuk seminar dan ritual akreditasi menciptakan ilusi kehidupan. Namun, di balik gemerlap publikasi bereputasi dan medali akademik, terdengar langkah...

Tafsir An-Nur, Warisan Intelektual Hasbi Ash-Shiddieqy

Sejarah penafsiran Al-Qur’an tidak dapat dipisahkan dari upaya umat Islam untuk memahami pesan ilahi sesuai konteks zaman dan tempat. Di Indonesia, perkembangan tafsir memiliki...

Ibn al-Ha’im, Cendekiawan Yerusalem yang Hampir Terlupakan

Yerusalem adalah tempat istimewa, karena merupakan kota suci bagi tiga agama besar dunia, yaitu Islam, Kristen, dan Yahudi. Kota ini memiliki situs-situs penting yang...

Suara Keadilan adalah Suara Tuhan

“Suara keadilan adalah suara Tuhan.” Kalimat ini bukan sekadar retorika filosofis, melainkan pernyataan visioner yang melintas ruang dan waktu. Keadilan merupakan inti dari setiap...

Latest news

- Advertisement -spot_img