back to top
Sabtu, April 11, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Asa Agar Muhammadiyah Lebih Santai Berpolitik, Usai Pemilu 2019

Pemilu 2019 telah usai. Pemenang sudah ditetapkan, dan kabinet juga sudah terbentuk. Para elite politik sudah berangkulan. Pun seharusnya juga para pendukung dan simpatisannya...

Pemuda Sebagai Konseptor dan Eksekutor

Ilustrasi Pemuda Masa Kini Pemuda Harus Berkarakter Konseptor dan Eksekutor Oleh: Akrim Lahasbi Pemuda kini, telah membuktikan bahwa mereka adalah ujung tombak bangsa. Jika diulas kembali, sejarah kemerdekaan Indonesia...

Izzat Darwazah: Alquran yang Reflektif terhadap Kehidupan Nabi

Oleh: Khoirum Majid* Sebelumnya banyak mufassir menitik beratkan pengkajiannya pada aspek gramatikal dan orientasi fiqhiyah. Pemikir pembaharuan Islam seperti Muhammad Abduh dan Amin al-Khulli menjadi...

Swasembada Pangan Hanya Halusinasi

Oleh: Dwi Arifin* Melihat perkembangan masyarakat yang kian meningkat, kebutuhan akan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas (swasembada pangan) semakin menjadi tuntutan. Ketersediaan pangan yang...

Salafi Nahdliyin: Faksi Konservatisme NU

Kita memang tidak mungkin mengekalkan pendapat bahwa salafisme sepenuhnya fundamentalis (bahkan konservatif). Demikian juga bahwa Muhammadiyah pasti puritan-modernis dan Nahdlatul ‘Ulama (NU) selalu tradisionalis....

Indonesia adalah Darul Ahdi Wa Syahadah

Oleh: Nizam Zulfa* Dalam Kehidupan kebangsaan, Muhammadiyah dan umat Islam sebagai golongan mayoritas memiliki tanggung jawab besar dan utama. Yaitu menjadikan Negara Indonesia sebagai Baldatun...

Latest news

- Advertisement -spot_img