back to top
Rabu, April 8, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Agus Edy Santosa (3): Aktivis HMI yang Mampu Meyakinkan Cak Nur

Saya selesai sarjana muda  Fakultas Ushuluddin lebih dulu dari pada Agus. Membaca skripsi sarjana muda saya yang berjudul, Magi dalam Agama Primitif, Agus Edy...

Djarnawi Hadikusuma: Sang Otodidak Multi Talenta

Djarnawi Hadikusuma lahir pada 4 Juli 1920 di kampung Kauman, Yogyakarta. Putra Ki Bagus Hadikusuma ini lahir dengan nama kecil Djarnawi. Selama satu tahun,...

Merindukan Pendidikan Inklusif yang Berkemajuan

Oleh: Ajiwan Arief Hendradi* Beberapa hari terakhir, kasus perundungan yang terjadi di salah satu sekolah Muhammadiyah Kabupaten Purworejo sempat viral. Tentu perilaku tersebut tidak sesuai...

Jangan Jadi “Muhammadiyah Garis Nesu”!

Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan, telah berhasil menyelaraskan antara agama dan pengetahuan. KH. Ahmad Dahlan dalam merintis dakwahnya tidaklah mudah, banyak cacian dari orang-orang...

Agus Edy Santosa (2): Aktivis Pengagum Tokoh Kiri dan Penulis Kritis

Di samping menjadi mubaligh muda di FIAD, Agus Edy Santoso bersama saya merangkap kuliah di Fakultas Ushuluddin IAIN Yogyakarta (sekarang UIN Sunan Kalijaga—ed.) angkatan...

Mengapa Demokrasi Tak Mampir di Timur Tengah?

Oleh: Testriono* Salah satu perdebatan yang terus mengemuka dalam kajian politik perbandingan saat ini adalah bagaimana menjelaskan kawasan Timur Tengah yang tampak seperti pengecualian (Middle...

Latest news

- Advertisement -spot_img