back to top
Rabu, April 8, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Kisah Kiai Dahlan Pertama Kali Mengenal Istilah Organisasi

Oleh: Mu'tasimbillah al-Ghozi Setelah masuk Boedi Oetomo (BO), Kiai mulai lagi giat memajukan pesantrennya. Banyak siswa sekolah guru yang juga berkunjung ke rumah kiai. Kepada mereka kiai mengajarkan...

Penggusuran Kentingan Baru: Bukti Akademisi Lupa Tanggung Jawab Sosial

Oleh: Lia Nur Halimah* Akademisi dan Kentingan Baru yang Terlupakan Kentingan Baru merupakan suatu kawasan yang berada tepat di sebelah timur tembok Universitas Sebelas Maret,...

Kisah Kiai Dahlan Masuk Boedi Oetomo

Oleh: Mu’tasimbillah Al-Ghozi Pada tahun 1908,di kota Yogyakarta berdiri perserikatan nasional yang bernama Boedi Oetomo (BO). Sebuah organisasi cabang dari Boedi Oetomo yang didirikan oleh...

IMM, Cadar, dan Kekhawatiran Haedar Nashir

Oleh: Muhamad Bukhari Muslim*Suasana perhelatan Tanwir IMM di Lombok berlangsung hangat. Pidato yang disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir disambut gemuruh tepuk tangan...

Masih Adakah Buta Aksara di Negara Kita?

Oleh: Muhammad Ramadhansyah* Buta aksara terdiri dari dua kata yakni buta dan aksara. Buta diartikan sebagai tidak dapat melihat, mengenali sesuatu dalam bentuk dan warna...

Menanti Ajal Tanpa Bekal

Oleh: Hendra Hari Wahyudi* Dalam kehidupan, manusia mempunyai keterbatasan berupa waktu hidup. Setiap detiknya kita berjalan menuju ajal, tanah pun seakan menanti kita kembali. Setiap...

Latest news

- Advertisement -spot_img