back to top
Minggu, April 5, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Alasan Antropologis Orang Muhammadiyah Tidak Poligami

Poligami barangkali merupakan praktik sosial yang paling kontroversial bagi masyarakat modern terutama di Asia Tenggara dan Asia Selatan dengan besarnya populasi muslim. Poligami secara harfiah bermakna perkawinan...

Tanwir ‘Aisyiyah: Ketika Poligami Bikin Salah Fokus

Oleh: Ayub* 'Aisyiyah, organisasi wanita yang lahir tumbuh dari pengajian khusus wanita binaan Kiyai Dahlan itu, baru saja melakukan Tanwir. Sebuah perhelatan level nasional untuk membahas...

107 Tahun Muhammadiyah: Mendesak Hadirnya Kesadaran Ekologis dan Ontologis

Oleh: Ali Audah* -Muhammadiyah- Pernah ada yang memposting berita tentang Jepang. Berikut saya kutip penggalan kalimatnya: “Perbedaan dari topan yang melanda Indonesia dan melanda Jepang...

Revitalisasi Pemikiran Teologi Transformatif Moeslim Abdurrahman

Oleh: Siti Robikah -Moeslim Abdurrahman- Cendekiawan kelahiran Lamongan, 8 Agustus 1947 ini adalah Doktor antropologi dari Universitas of Illinois, Urbana AS. Moeslim terlahir dari keluarga...

Menanti Lahirnya Kembali Ki Bagus Hadikusumo

Oleh: Ahmad Ashim Muttaqin Nama Ki Bagus Hadikusumo seharusnya tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Terlebih bagi warga Muhammadiyah, tokoh kelahiran Yogyakarta ini adalah salah satu...

Refleksi Hari Lahir ke 107 Muhammadiyah

Oleh: Cak Nanto* -Milad- Hari ini, tepat 107 tahun yang lalu, lahir organisasi Muhammadiyah. Sebuah organisasi sosial keagamaan, yang menisbahkan nama Muhammad, nabi terakhir umat...

Latest news

- Advertisement -spot_img

This will close in 0 seconds