Oleh: Djarnawi Hadikusuma
Sebelum KH Ahmad Dahlan wafat dan masih dalam keadaan sakit, dia berpesan agar supaya pemimpin Muhammadiyah nantinya dipimpin oleh Kiai Haji Ibrahim....
Para intelektual di lingkungan Muhammadiyah sedang mencoba mencari makna "Islam Berkemajuan" secara filosofis. Menemukan makna terdalam lewat proses berfikir radikal dan sistematis untuk menemukan...
Pada suatu masa, Muhammadiyah pernah menjadi ‘payung besar’ yang menaungi beragam sumber daya manusia tanpa melihat latar belakang kelompok atau golongan. Laksana payung besar,...
Oleh: Djarnawi Hadikusuma
Kiai Dahlan adalah anak dari orang yang berada. Dia sendiri pun sebagai Khatib Amin Masjid Besar Kauman, Yogyakarta, mempunyai penghasilan yang cukup,...
Dalam sebuah pidato yang sangat
berkesan, KH Abdurrazaq Fakhruddin—biasa disebut Pak AR—menuturkan bahwa “Ranting
adalah The Real Muhammadiyah.” Masih kata Pak AR, “Di Muhammadiyah tidak
ada ‘toplevel,’...
Oleh: Mu'tasimbillah Al-Ghozi
Pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 H, bertepatan dengan 18
November 1912, kaum muda di Kauman dan sekitarnya mendirikan sebuah perhimpunan.
Di bawah pimpinan Khatib...