Kebangsaan Menurut Al-Qur’an

Oleh: Shamsi Ali* Pada bagian lalu disampaikan bahwa ummatan wasathan atau masyarakat madani itu berakter “islah”.  Yaitu sebuah masyarakat yang selalu hadir dengan komitmen perubahan ke arah yang lebih baik. Ummatan wasathan juga merupakan masyarakat yang menghadirkan ketauladanan (role model) kepada masyarakat lain. Bahkan masyarakat ini dengan karakter “al-Qudwah” atau ketauladanannya itu berada di baris […]Read More

Jelang KUII, MUI Bahas Pengarusutamaan Konten Produktif di Media Sosial

MUI-JAKARTA- Narasi atau perbincangan yang hadir di media sosial Indonesia, khususnya twitter, menceminkan kondisi yang kurang sehat. Sekalipun tema ekonomi masih menjadi pembahasan paling menonjol, namun pembahasan mengenai khilafah dan radikalisme berada di posisi ke dua dan ke tiga sebelum disusul tema pendidikan. Ini mengindikasikan bahwa perbincangan umat tidak terlalu produktif. Hal itu disampaikan oleh […]Read More

116 Jamaah Masjid Tewas di Yaman

Oleh: Nurul Huda 116 orang Jamaah masjid di kamp militer wafat dalam sebuah serangan militer yang dilakukan oleh kelompok Houthi di provinsi Marib, Yaman. Peristiwa ini kemudian mendapat kecaman dari berbagai negara, utamanya di Timur Tengah. “Kerajaan Arab Saudi mengutuk keras serangan yang dilakukan oleh milisi Houthi,” kata kementerian luar negerinya seperti dilansir laman arabnews. Menurut […]Read More

Masyarakat Madani dalam Perspektif Al-Qur’an

Oleh: Shamsi Ali Masyarakat Madani Pada bagian yang lalu disebutkan bahwa ummatan wasathan itu memiliki tujuh karakterirsitk dasar. Empat di antaranya telah disebutkan. Yaitu, bahwa ummatan wasathan itu berkeadilan, berkeseimbangan, toleran, dan mengedepankan musyawarah dalam urusan bersama. Kali ini, saya akan sampaikan dua lainnya. Sementara yang satu lagi akan saya sampaikan secara terpisah. Karena yang terkahir […]Read More

Masyarakat Unggul Perspektif Al-Qur’an

Oleh: Shamsi Ali Masyarakat dan SDM Unggulan Pada bagian lalu, disampaikan beberapa kriteria manusia atau SDM unggul dalam pandangan Al-Qur’an. Salah satunya adalah bahwa SDM unggul itu harus berwawasan kesalehan dengan 5 tingkatannya. Akan tetapi, kesalehan itu seharusnya dibawa ke tingkatan yang lebih tinggi, yang lebih dikenal dengan tingkatan “muslih”. Yaitu kemampuan mentransformasi kesalehan pribadi  […]Read More

Ketika Pak AR Ujian SIM

Bukan Pak AR kalau tidak punya cerita yang mengundang gelagak tawa. Cerita tentang Pak AR yang anekdotis memang berangkat dari pengalaman hidupnya sehari-hari. Kali ini cerita Pak AR yang akan mengikuti ujian untuk mendapatkan SIM. Dituturkan secara lugas oleh Syukriyanto AR, yang tidak lain putra Pak AR sendiri, dalam buku Anekdot dan Kenangan Lepas Tentang […]Read More