IBTimes.ID, Papua – Sejak awal berdirinya, Tapak Suci secara konsisten berusaha untuk menghadirkan pencak silat yang dinamis, modern, dan rasional. Jauh dari unsur mistis, tidak logis, dan hal-hal yang berbau syirik lainnya.
Bagi Tapak Suci, keilmuan pencak silat merupakan keilmuan yang ilmiah sehingga dapat dipelajari, diajarkan, dan dikembangkan. Pondasi keilmuan Tapak Suci juga bersifat metodis dan adaptif, yang mudah dipelajari setiap orang secara serius tanpa melakukan ritual khusus atau syarat yang aneh-aneh.
Mengusung semangat dakwah Islam melalui pencak silat, Tapak Suci senantiasa hadir sebagai garda terdepan untuk mengibarkan panji-panji Islam dan Muhammadiyah dalam ranah bela diri maupun prestasi olahraga.
Sebagai perguruan silat yang sudah mendunia dan memiliki anggota yang tersebar di berbagai negara, Tapak Suci menjadi salah satu duta bangsa Indonesia untuk mengenalkan budaya Indonesia keluar negeri. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya mempertinggi ketahanan nasional melalui pencak silat.
Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX yang terselenggara di Papua 2021, Tapak Suci turut mengambil peran dengan mendiasporakan kader-kader terbaiknya.
Peran-peran yang diambil sebagai atlet, wasit, juri, aparat pertandingan, official tim maupun perangkat lainnya. Bentuk konsistensi Tapak Suci sebagai perguruan modern dan berkemajuan.
Tapak Suci berhasil meloloskan sebanyak 43 atlet mewakili 12 provinsi yang tersebar ke berbagai kelas tanding dan seni. Pada pertandingan tersebut terkadang akan berhadapan dengan saudara seperguruan, dikarenakan hampir semua kelas terdapat atlet Tapak Suci.
Setelah satu minggu perhelatan PON-XX Papua cabor pencak silat yang berlangsung sejak tanggal 6-12 Oktober 2021, para kader Tapak Suci berhasil membuktikan kualitas perguruan dengan memborong banyak medali.
Catatan Prestasi Tapak Suci di PON-XX Papua
Tercatat ada 4 medali emas, 3 medali perak, dan 12 medali perunggu. Berikut rincian rekapitulasi Medali yang diraih oleh para kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah pada cabor Pencak Silat PON XX:
1. MEDALI EMAS
F/PA – Iqbal Candra (KALTIM)
C/PI – Winda Novi Yalni (SUMBAR)
F/PI – Fransiska Sandra (SUMSEL)
GANDA/PA – Suhardin Ifu (PAPUA)
2. MEDALI PERAK
C/PA – Misran (ACEH)
J/PA – Firdhana Wahyu (DIY)
GANDA/PI – Devi Sutanti (PAPUA)
3. MEDALI PERUNGGU
B/PA – M. Tri Bintang (SUMBAR)
B/PA – M. Zaki Zikrillah (NTT)
D/PA – Riduan Hakim (KALTIM)
F/PA – Sapto Purnomo (JATENG)
G/PA – M. Juan Devaiansyah (SUMSEL)
G/PA – Annas Rais (JATENG)
J/PA – Eko Febrianto (JATIM)
B/PI – Dinda Nuraidha (KALTIM)
B/PI – Nadia Haq Umami (JATENG)
C/PI – Dela Kusumawati (JATENG)
D/PI – Ria Sasyriani (SULSEL)
E/PI – Nia Larasati (SUMSEL)
Tapak Suci di PON-XX Papua: Juara Umum!
Dengan perolehan medali diatas dan telah dilakukan kalkulasi nilai secara keseluruhan, Tapak Suci menjadi perguruan yang mendapatkan medali paling banyak.
Berkaitan hal tersebut, Tapak Suci dapat dikatakan menjadi “JUARA UMUM” dalam kategori perolehan medali antar perguruan silat yang mengikuti ajang PON-XX 2021 di Papua.
Reporter: Dwi Bagus Irawan
Editor: Yahya FR