back to top
Jumat, Mei 1, 2026

Kini, QRIS Bisa Dipakai Transaksi di China

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Bank Indonesia (BI) resmi melakukan peluncuran awal atau soft launching layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) lintas negara antara Indonesia dan China pada Kamis.

Melalui kerja sama tersebut, masyarakat Indonesia yang berada di China kini dapat melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Sebaliknya, warga China yang berada di Indonesia juga bisa memanfaatkan sistem pembayaran serupa.

“Pencapaian penting ini mencerminkan kolaborasi yang kuat dan terus berkembang antara Bank Indonesia dan bank sentral China, serta kemitraan erat dengan para pemangku kepentingan industri dari kedua negara; dan yang lebih penting lagi, hal ini merupakan langkah maju yang nyata dalam memperkuat konektivitas keuangan antara Indonesia dan China,” kata Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta saat menyampaikan sambutan melalui video pada peluncuran tersebut di Beijing, Kamis (Antara/30/4).

Filianingsih menjelaskan, selama masa uji coba (sandboxing) sejak 17 Agustus 2025 bersama bank sentral China, People’s Bank of China (PBoC), penggunaan QRIS lintas negara menunjukkan perkembangan positif.

Tercatat, transaksi inbound atau transaksi warga China di Indonesia mencapai 1,64 juta transaksi dengan nilai Rp556 miliar. Sementara itu, transaksi outbound yang dilakukan masyarakat Indonesia di China telah mencapai sekitar 8.000 transaksi senilai Rp6,4 miliar.

Saat ini, layanan pembayaran masih terbatas pada sistem pembayaran digital Alipay, meskipun China juga memiliki layanan lain seperti WeChat Pay dan UnionPay.

Baca Juga:  Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Ekonomi Selama Libur Lebaran 2026

“Transaksi inbound itu menunjukkan adanya permintaan yang kuat, meskipun partisipasi masih terbatas pada sejumlah pengguna awal terpilih. Di sisi transaksi keluar outbond, jumlah transaksi telah mencapai sekitar 8.000 transaksi, dengan nilai sekitar Rp6,4 miliar. Kami yakin bahwa angka-angka ini akan terus tumbuh menyusul pelaksanaan soft launching pada hari ini,” jelas Filianingsih.

Menurutnya, konektivitas pembayaran QRIS lintas batas tersebut memungkinkan transaksi berlangsung lebih cepat, lancar, terjangkau, aman, dan andal.

“Dengan memungkinkan pengguna untuk bertransaksi menggunakan aplikasi seluler domestik mereka, kami meningkatkan kenyamanan sekaligus tetap menjaga perlindungan yang kuat bagi para pengguna. Di luar dimensi teknis, inisiatif ini juga diharapkan dapat mendukung arus pariwisata, memfasilitasi partisipasi UMKM dalam perdagangan lintas batas, serta semakin memperkuat konektivitas antar-masyarakat Indonesia dan China,” kata Filianingsih.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga sejalan dengan komitmen BI dalam memperluas penggunaan mata uang lokal untuk transaksi lintas negara.

“Melalui Kerangka Kerja Transaksi Mata Uang Lokal (Local Currency Transaction Framework), kami juga ingin meningkatkan efisiensi, mengurangi ketergantungan pada mata uang pihak ketiga, serta memperkuat ketahanan sistem keuangan kami,” katanya.

Acara soft launching di Beijing turut dihadiri Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia Dudi Dermawan, Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun, Kepala Perwakilan BI di Beijing Yulian Wihantoro, serta Wakil Direktur UnionPay International Xie Qunsong.

Baca Juga:  Menkeu Purbaya: Banyak WNI Kerja ke Luar Negeri Karena Kita Gagal Ciptakan Lapangan Kerja Domestik

Sementara itu, peluncuran resmi (grand launching) layanan QRIS lintas batas Indonesia-China dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Shanghai, bertepatan dengan Pertemuan Tingkat Tinggi Program Kerja Bersama Indonesia-China.

Setelah resmi diluncurkan, layanan tersebut akan didukung oleh 24 penyelenggara dari Indonesia yang terdiri atas 16 perbankan dan delapan lembaga selain bank. Dari pihak China, sebanyak 19 penyelenggara juga telah siap mendukung konektivitas pembayaran tersebut.

Sebelum hadir di China, BI lebih dulu memperluas penggunaan QRIS lintas negara ke Korea Selatan pada 1 April 2026. Sebelumnya, layanan QRIS juga telah tersedia di Thailand sejak Agustus 2022, Malaysia sejak Mei 2023, Singapura sejak November 2023, dan Jepang sejak Agustus 2025.

(MS)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru