IBTimes.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti memastikan besaran hadiah bagi para pemenang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 jenjang SMA sederajat tidak mengalami pengurangan dibandingkan dengan penyelenggaraan pada 2025.
Hal tersebut disampaikan Mendikdasmen Mu’ti dalam acara penutupan dan penganugerahan OSN 2026 jenjang pendidikan menengah pada (20/9/26).
“Kami ingin tegaskan di forum ini, hadiah olimpiade ini kami berikan sama jumlahnya dengan OSN tahun 2025,” katanya sebagaimana dilaporkan Kompas.
Untuk jenjang SMA sederajat, Mu’ti menyebut pemenang OSN 2026 akan memperoleh hadiah Rp25 juta untuk medali emas, Rp15 juta untuk medali perak, dan Rp10 juta untuk medali perunggu.
Namun, dalam keterangannya, Mu’ti juga menyebut besaran hadiah pada sembilan cabang OSN dengan nominal Rp25 juta untuk emas, Rp20 juta untuk perak, dan Rp15 juta untuk perunggu. “Sembilan cabang, medali perunggu mendapatkan hadiah Rp 15 juta, medali perak Rp 20 juta, medali emas Rp 25 juta,” ujarnya.
Selain jenjang SMA, Kemendikdasmen juga menetapkan besaran hadiah bagi pemenang OSN 2026 tingkat SD sederajat yang terdiri atas tiga cabang olimpiade.
Para peraih medali perunggu akan mendapatkan Rp5 juta, medali perak Rp10 juta, sedangkan peraih medali emas memperoleh Rp15 juta.
Besaran hadiah yang sama juga diberikan kepada pemenang OSN 2026 jenjang SMP sederajat yang mempertandingkan tiga cabang olimpiade. “Hadiah untuk medali emas Rp 15 juta, medali perak Rp 10 juta, medali perunggu Rp 5 juta,” pungkasnya.
Mu’ti juga menyampaikan bahwa pemerintah membuka kemungkinan untuk meningkatkan nominal hadiah pada penyelenggaraan OSN tahun berikutnya. Peningkatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki sistem penyelenggaraan OSN.
”Mudah-mudahan di tahun depan sistemnya kita perbaiki dan hadiahnya kita tingkatkan lagi,” tutupnya.
(MS)


