back to top
Selasa, Oktober 13, 2026

LPDP Jakarta Buka Peluang Beasiswa bagi Pelajar Disabilitas

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Program beasiswa yang diselenggarakan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka kesempatan bagi mahasiswa penyandang disabilitas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk di luar negeri.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan, pemerintah daerah siap memberikan fasilitas bagi pelajar berkebutuhan khusus yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri melalui program beasiswa tersebut.

“Jumlahnya antara 50 sampai 75, dan saya pengin di antara anak ini kalau kemudian ada LPDP untuk anak berkebutuhan khusus, mau sekolah, kuliah di luar negeri, dengan senang hati kami akan memberikan fasilitas itu,” katanya dikutip Kompas.com (13/10).

Pramono menjelaskan, perlindungan terhadap penyandang disabilitas serta pemenuhan hak-hak mereka, termasuk hak memperoleh pendidikan, telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2022.

“Sesuai dengan peraturan gubernur pemerintah DKI Jakarta yang ada, nomor 4 tahun 2022, sebenarnya di Jakarta ini harusnya memberikan ruang fasilitas yang cukup bagi anak-anak ini,” ujarnya.

Menurut Pramono, Jakarta harus menjadi kota yang menjunjung tinggi keadilan dan inklusivitas, terutama dalam menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki 88 sekolah luar biasa (SLB) yang terdiri atas 13 SLB negeri dan 75 SLB swasta.

“Sekarang ini ada 88 sekolah luar biasa, yakni 13 sekolah luar biasa negeri, 75 sekolah luar biasa swasta,” paparnya.

Baca Juga:  Kemenag Buka 30 Kuota Beasiswa Kuliah di Maroko 2023

Selain melalui program beasiswa LPDP, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan dukungan pendidikan bagi mahasiswa melalui skema Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Program ini dapat dimanfaatkan untuk membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

“Kalau anak-anak ini memang ingin kuliah sampai dengan S1, bahkan S2, bahkan sampai S3, maka pemerintah DKI Jakarta punya yang namanya KJMU, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul,” tutur Pramono.

Ia menegaskan, pemberian beasiswa LPDP Jakarta harus tepat sasaran dan diprioritaskan bagi mahasiswa yang benar-benar membutuhkan bantuan finansial.

Gubernur DKI Jakarta itu akan memastikan program tersebut tidak diperuntukkan bagi pihak yang mendapatkan beasiswa melalui praktik titipan, melainkan bagi mereka yang memenuhi persyaratan dan layak menerima dukungan pendidikan.

(MS)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru