back to top
Selasa, Oktober 20, 2026

Atasi Kebutuhan Air Bersih Pesisir, Muhammadiyah Siapkan Mesin Desalinasi di Kampung Akuarium

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Ketersediaan air minum yang aman masih menjadi tantangan bagi masyarakat di kawasan pesisir. Melalui program desalinasi air laut Kampung Akuarium, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah berupaya menghadirkan teknologi pengolahan air yang dapat dimanfaatkan warga Rusun Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

Teknologi bantuan dari Taiwan berupa JASON’S Solar Water Desalination System tersebut tengah menjalani evaluasi sebelum dioperasikan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan air hasil pengolahan memenuhi standar kesehatan dan benar-benar aman dikonsumsi.

Sekretaris PP Muhammadiyah, M. Izzul Muslimin, meninjau kesiapan fasilitas tersebut pada Senin (19/10/2026). Ia menegaskan, program desalinasi air laut Kampung Akuarium tidak sekadar ditujukan untuk menghasilkan air tawar, tetapi juga menyediakan air minum bagi masyarakat.

“Memang kita inginnya itu benar-benar jadi air minum, Pak. Jadi, bukan sekadar air tawar untuk MCK, tetapi air yang bisa digunakan untuk air minum. Itu yang kita targetkan,” ujar Izzul.

Menurutnya, kondisi air laut di pesisir utara Jakarta yang memiliki tingkat pencemaran tinggi menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, pengujian dan penyempurnaan teknis perlu dilakukan sebelum fasilitas digunakan secara luas.

Mengutamakan Kualitas Sebelum Pengoperasian

Muhammadiyah memilih memastikan kesiapan teknologi terlebih dahulu daripada terburu-buru meresmikan fasilitas. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan desalinasi air laut Kampung Akuarium agar manfaatnya tidak hanya terlihat dari tersedianya mesin, tetapi juga dari kualitas air yang dihasilkan.

Baca Juga:  Dia NU, Dia Sahabatku

“Kita tidak ingin meresmikan yang belum operasional. Jadi, biar nanti operasional dulu, sudah bisa dimanfaatkan, baru kemudian diresmikan,” tegasnya.

Fasilitas tersebut mendapat bantuan teknologi dari Taiwan, sedangkan pembangunan sarana pendukung, termasuk sumur dan atap pelindung, didukung pendanaan Lazismu. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta dan Lazismu juga diarahkan untuk mendukung penyempurnaan fasilitas serta pendampingan warga.

Ketua RT 12 Kampung Akuarium, Topas Juanda, mengapresiasi dukungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa sejak mesin dipasang sekitar dua pekan sebelumnya, air hasil pengolahan tampak lebih jernih dan kadar garamnya berkurang secara signifikan.

Selain diarahkan untuk memenuhi kebutuhan air minum, desalinasi air laut Kampung Akuarium diharapkan dapat mendukung kebutuhan musala dan penyiraman tanaman. Menurut Topas, pemanfaatan fasilitas ini berpotensi mengurangi beban pengeluaran lingkungan yang selama ini ditanggung melalui kas koperasi warga.

Tahapan berikutnya meliputi evaluasi teknis, penyempurnaan kualitas air, penyerahan unit, dan pengoperasian. Melalui desalinasi air laut Kampung Akuarium, Muhammadiyah berharap teknologi pengolahan air dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan, dengan tetap menempatkan keamanan air sebagai prioritas utama. (NS)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru