Adab Makan dan Minum dalam Ajaran Islam - IBTimes.ID
Akhlak

Adab Makan dan Minum dalam Ajaran Islam

3 Mins read

Dari makanan manusia dapat melakukan aktivitasnya sebagai umat di muka bumi ini. Rasulullah telah banyak menjelaskan tentang bagaimana tata cara makan dan minum yang baik sesuai dengan kadarnya masing-masing. Tata cara makan dan minum merupakan hal yang penting dan dilakukan berulang-ulang setiap harinya.

Tata cara makan dan minum merupakan bagian alamiah hidup yang membawa manfaat bagi yang melakukannya. Islam mengatur tentang variasi dan jumlah asupan, kebersihan makanan, kebiasaan makan bersama dan lain-lain. Dengan demikian makan dan minum harus dilakukan dengan benar, baik dilakukan sendiri, bersama keluarga ataupun dengan teman-teman.

Islam mengatur adab dalam berbagai hal, salah satunya saat makan dan minum. Berikut ini ada beberapa adab makan yang sesuai dengan tuntunan ajaran agama Islam yang sejalan dalam memelihara kesehatan.

Mencuci Tangan

Sebelum makan kita harus mencuci tangan untuk membersihkaan kotoran agar terhindar dari penyakit. Hadits dari Aisyah RA, beliau berkata:

”Rasullullah SAW jika beliau ingin tidur dalam keadaan junub, beliau berwudhu dahulu. Dan ketika beliau ingin makan atau minum beliau mencuci kedua tangannya, baru setelah itu beliau makan atau minum (HR.Abu daud no 222, An-Nasa’I no.257, dishaihkan Al Albani dalam Shahih An Nasa’I).

Membaca Basmallah

Kita sebelum makan diwajibkan untuk  membaca ‘Bismillah’. Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila salah seorang diantara kalian makan, hendaklah ia membaca ‘Bismillah’ (dengan menyebut nama Allah. Jjika ia lupa membaca sebelum makan, ucapkanlah ‘Bismillahi fii awwalihi wa akhirihi’ (dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhir aku makan).” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Makan Makanan yang Halal

Sebagaimana telah diperintahkan oleh Allah SWT kepada kita agar memakan makanan yang halal. Allah SWT telah berfirman, yang artinya:

“Hai para Rasul, makanlah yang baik-baik, dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mu`minun: 51).

Contoh dari makan minuman yang halal adalah semua makanan atau minuman yang diperbolehkan oleh syariat islam. Seperti berupa tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, binatang, dan semua jenis air yang tidak membahayakan. Didapatkannya juga dengan cara-cara yang halal.

Adapun makanan yang tidak diperbolehkan untuk dimakan seperti bangkai, darah, daging babi, binatang buas yang bertaring, dan burung yang berkuku tajam. Sedangkan minuman yang tidak di perbolehkan untuk diminum seperti minuman menimbulkan mudharat dan merusak badan, akal, jiwa, moral dan aqidah seperti arak, khamar, dan sejenisnya.

Tidak Mencela Makanan

Kita dianjurkan untuk memuji makanan dan tidak diperbolehkann untuk mencela makanan. Sekalipun kita tidak menyukai makanan tersebut. Namun sebagai tanda puji syukur kita terhadap nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT sudah sewajarnya tidak dicela. Rasulullah SAW bersabda:

”Apabila beliau menyukainya, maka beliau memakannya.Dan apabila beliau tidak suka terhadapnya, maka beliau meninggalkannya”.(HR Muslim)

Makan dan Minum dengan Tangan Kanan

Rasul sangat menganjurkan kita untuk makan dan minum dengan tangan kanan. Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila salah seorang dari kalian makan, makanlah dengan tangan kanan dan minumlah dengan tangan kanan karena sesungguhnya setan makan dan minum dengan tangan kirinya.(HR Muslim).

Makan dan Minum Sambil Duduk

Rasullullah SAW bersabda, “Janganlah seorang dari kalian minum sambil berdiri” (HR. Muslim)

Baca Juga  Imam Az-Zarnuji: Kiat Memilih Ilmu dan Guru

Qatadah berkata, “kami lalu bertanya, “Lantas bagaimana halnya dengan makan sambil berdiri?” Beliau menjawab, “Tentu itu lebih buruk dan lebih keji lagi.” (HR. Muslim dan Tirmidzi).

Segerakan Makan

Rasullullah SAW bersabda, “jika makan malam sudah disajikan dan Iqamah shalat dikumandangkan, maka dahulukanlah makan malam.”(HR. Bukhari dan Muslim).

Makna dari hadits di atas adalah kita tidak boleh melaksanakan shalat dalam keadaan lapar. Hal tersebut dapat mengganggu melaksanakan shalat itu membuat shalat tidak khusyu.

Tidak Menggunakan Wadah dari Emas dan Perak

Rasullullah SAW bersabda, ”orang yang minum pada bejana perak sesungguhnya ia mengorbankan api neraka Jahanam dalam perutnya” (HR.Bukhari dan Muslm).

Dalam hadist ini Nabi melarang kita makan dan minum dengan emas atau perak. Hal ini akan menimbulkan sifat kesombongan.

Hal-hal berikut adalah sebagian dari tata cara makan dan minum dalam Islam. Makan dan minum juga memerlukan aturan. Makan yang baik itu yang diawali dan diakhiri dengan do’a.

Islam mewajibkan umatnya untuk memakan makanan dan minuman yang halal. Karena makanan yang baik akan bermanfaat bagi tubuh kita .

Sekarang kita jadi tahu, bagaimana adab makan dan minum yang baik menurut ajaran islam. Apalagi ditengah pandemi COVID 19 saat ini, kita dituntut untuk lebih peduli dengan kebersihan.

Sebelum makan, jika biasanya kita hanya mencuci tangan ala kadarnya, tapi setelah pandemik ini akan lebih baik jika sebelum makan kita mencuci tangan dengan sabun. Karena mencegah itu lebih baik dari mengobati dan hal ini sudah diterapkan dari lama oleh Rasulullah SAW.

Editor: Dhima Wahyu Sejati

Avatar
1 posts

About author
Mahasiswa ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Articles
    Related posts
    Akhlak

    Kiat Sukses dengan Selalu Melibatkan Allah SWT

    3 Mins read
    Menginginkan sesuatu atau bercita-cita mewujudkannya adalah hal yang umum dirasakan setiap manusia. Untuk mencapai hal tersebut harus dengan rasa sabar, ikhlas disertai doa…
    Akhlak

    Tahapan Menjadi Orang yang Berilmu

    3 Mins read
    Sebagai seorang mukmin, hendaknya kita mensyukuri rahmat terbesar yang telah Allah berikan kepada kita. Allah telah memberikan rahmat berupa akal, agar kita…
    Akhlak

    Konsentrasi Belajar ala Nabi

    3 Mins read
    Sekolah kini sudah mulai buka kembali setelah sekian bulan melakukan daring pembelajaran di rumah akibat wabah COVID-19. Untuk itu, marilah kita fokuskan…

    Tinggalkan Balasan