- Advertisement -spot_img

AUTHOR NAME

Achmad Santoso

18 KIRIMAN
0 KOMENTAR

Eufemisme Penguasa di Seputar Korona

Ketika riuh soal ”mudik” dan ”pulang kampung” April lalu, ada yang bilang bahwa presiden sedang menggunakan strategi doublespeak atau bahasa yang ambigu. Penganut paham...

Buya Syafii dan Bahasa Kritik tanpa Tedeng Aling-Aling

Semakin tersembunyi, semakin sopanlah pesan yang disampaikan. Itulah salah satu corak bertutur orang Jawa. Cara mengkritik pun setali tiga uang. Semakin tersirat, semakin baik....

Jadilah Guru Sekaligus Murid: Memahami Pesan KHA Dahlan untuk Guru Milenial

 Seorang guru yang merupakan produk lulusan pendidikan Belanda mengajar murid-murid generasi era ’90-an. Murid-murid generasi era ’90-an itu kemudian tumbuh menjadi para guru era...

Merawat Intelektualisme, Mengubur Narasi Hoax

Pada sebuah kesempatan, tokoh senior pers Dahlan Iskan pernah mewejang, media cetak tidak akan pernah mati hanya karena kehadiran media daring (online). Syaratnya, media...

Indonesiaku Krisis Negarawan, Surplus Politikus

Belum genap sebulan sejak ditemukannya penderita pertama virus korona di Indonesia alias pada 1 Maret, per 19 Maret sudah ada 309 pasien yang positif...

Mencari Titik Temu Kepemimpinan Milenial

Oleh: Achmad Santoso * "Student today, leader tomorrow." Kredo itu kali pertama saya dengar dari tokoh progresif Muhammadiyah, Prof Dr H Abdul Malik Fadjar MSc. Jika diterjemahkan secara...

Latest news

- Advertisement -spot_img