Ust. Nurbani Yusuf

Komunitas Padang Mahsyar, Batu, Jawa Timur

Mana Dulu, Ilmu atau Adab?

Mana lebih utama, ilmu atau adab? Hampir semua ulama bersepakat menjawab: adab lebih utama. Berkata Syekh Abdul Qadir Al Jailani: ‘Aku lebih menghargai orang yang beradab, daripada orang yang berilmu. Jika hanya berilmu, iblis pun lebih tinggi ilmunya daripada manusia”. Imam Syafii bercerita: ‘Aku sangat berhati-hati membuka lembaran kitab di hadapan guruku (Imam Malik pengarang […]Read More

Reuni 212: Islam Ofisial vs Islam Oposisi

Prof M Amin Abdullah meminjam term Ibrahim Abu Rabi’ dua kategori terminologis: Official Islam dan Oppositional Islam berebut dominan. Dan bagian paling sulitnya adalah merawat ghirah pergerakan. Banyak gerakan mati layu sebelum berkembang Official Islam saya sebut Islam mapan selalu dikaitkan dengan Muhammadiyah, NU, Persis, Nahdhatul Ummah dan gerakan moderat lainnya yang memberi corak wajah […]Read More

Alasan Para Ulama Memilih Jomblo Tidak Menikah

Ada ulama berkata: ‘Ilmu mati di antara paha para wanita‘. Sebut saja Imam ibnu Jarir ath-Thabari, Imam an-Nawawi, Imam al Ghazali, Abu Yazid Al Bustami begitu juga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan Ibnu al Jauzi muridnya—mereka memilih jomblo tidak menikah. Pengakuan Fathimah binti Abdul Malik saat Umar ibn Abdul Aziz sudah wafat bisa menjadi pelajaran […]Read More

Siti Marjinal dan Fikih Mapan

Perempuan sering dalam posisi kalah. Kesaksiannya tidak diterima, bagian warisnya separo, aqiqahnya seekor dan shaf-nya di belakang laki-laki. Pemahaman fikih terhadap perempuan memang ‘kurang bersahabat’ bahkan, dalam fikih mapan, ada kecenderungan melemahkan secara sistemik. Tidak ada jawaban baku kenapa perempuan diperlakukan demikian. Lantas siapa mau bela perempuan? Rasulullah saw berkata: ‘Sebaik-baik kalian adalah yang paling […]Read More

Tanwir ‘Aisyiyah: Melawan Fikih Maskulin, Menutup Pintu Poligami

‘Aisyiyah memang beda. Bukan hanya modern tapi juga berani melawan fikih mapan. Masih banyak bukti bahwa perempuan Muhammadiyah ini memang patut dipuji: dua buah universitas, ribuan PAUD dan TK. Bahkan klinik bersalin hingga puluhan rumah sakit bertaraf internasional. ‘Aisyiyah adalah  inspirator gerakan perempuan dan pembebasan di Indonesia. Ketika gerakan gender di Barat baru bicara soal […]Read More

Gamis, Cadar, dan Jihad: Radikal atau Lebay?

Radikalisasi agama itu real. Bahwa ada kelompok yang mengharamkan demokrasi dan mengganti dengan khilafah itu real—menganggap bahwa rezim ini adalah thaghut itu real. Bahwa ada kelompok yang suka mengkafirkan siapapun selain kelompoknya adalah real. Ada gerakan yang menghalalkan darah dan bom bunuh diri adalah jihad itu juga real—jangan dikaburkan dengan yang lain. Tapi kemudian melarang […]Read More