Ust. Nurbani Yusuf

Komunitas Padang Mahsyar, Batu, Jawa Timur

Jihad Melawan Trump: Iran Ber-ghirah, Saudi Mlempem

Hanya orang-orang konyol saja yang menyebut matinya Jendral Qassem adalah sandiwara. Syahidnya Jendral Qassem Suleimani adalah penanda sekaligus simbol perlawanan negara-negara Islam terhadap hegemoni barat dan sekutunya. Tak penting jendral Qassem dari golongan dan mazhab apa. Darahnya telah tumpah dan hampir saja memantik perang dunia ketiga. Orang Syiah di Iran, bahkan di belahan dunia manapun, […]Read More

Islam dan Relativitas Jalan Benar

Absolut: Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah adalah Islam. Sebagai muslim, saya yakin bahwa Islam adalah satu-satunya dien yang benar dan diridai. Tapi, ternyata pandangan demikian saja tak cukup. Sebab Islam sebagai jalan benar pun banyak jenis dan varian yang berbeda-beda. Sampai kemudian, Islam sebagai jalan benar harus dikotakkan lebih kecil-kecil dan variatif: Islam […]Read More

Setiap Muslim pada Dasarnya adalah NU

Ini tesis saya; setiap orang Islam pada dasarnya adalah NU, sebelum berubah menjadi Muhammadiyah, al Irsyad, Salafi, atau lainnya. Menjadi NU itu mudah. Cukup hanya dengan membaca ushallii sebelum salat, baca Sayyidina saat tahiyat, baca qunut saat salat subuh dan Yasinan berkumpul bersama tetangga setiap malam Jumat. Hal mana dibilang tidak ada tuntunan dan tertolak […]Read More

Persaudaraan Dua Buya di Jalan Dakwah

Saya tak pernah menilai seseorang dari kesalahan terburuknya, sebab boleh jadi akan menjadi jalan baginya menuju pintu taubat dan ridha—bolehkah saya shalat ghaib berkali-kali untuk kepergian Buya Yunahar Ilyas? Dua Buya, Ulama Besar Muhammadiyah Ketulusan tidak bisa dibuat-buat, kecintaan juga tak bisa direkayasa, kebencian juga tak bisa dipaksa pergi—dua orang mu’min saling mencintai karena Allah. […]Read More

Banjir Jakarta dalam Pandangan Teologis dan Politis: Islah-Islah-Islah

Banjir Jakarta Mari berbenah! Tinggalkan sisa politik yang bikin lelah karena gaduh yang terus. mari menahan diri! Musibah; banjir, puting beliung, kekeringan, kelaparan, bahkan rasa cemas dan takut, adalah ujian agar kita bertambah ingat, bertambah syukur, dan kembali ke jalan tobat. Bukan bertengkar dan terus saling menyalahkan. Apapun yang menimpa kaum mukminin dari rasa cemas […]Read More

Perayaan Tahun Baru: di Negara Teluk Euforia, di Indonesia Haram!

Di negara-negara teluk: Abu Dhabi, Uni Emirat, Shabah, Quwait, dan Qatar perayaan tahun baru Masehi jauh lebih mewah dan meriah dari negeri Eropa. Di negeri teluk, di mana para pangeran dan syekh royal membelanjakan hartanya untuk klub-klub sepak bola Eropa, sirkuit balapan mobil, dan industri fashion. Di Uni Emirates, gedung paling tinggi di dunia, megah […]Read More