- Advertisement -spot_img

AUTHOR NAME

Arif Saifudin Yudistira

35 KIRIMAN
0 KOMENTAR
Pegiat Literasi

Ki Slamet Gundono (4): Dalang yang Rendah Hati

Wayang Yang Tak Selesai Haris Firdaus pernah menulis liputan tentang Slamet Gundono dengan tajuk “Wayang yang Tak Selesai” (17/10/2009). Wayang bagi Slamet Gundono adalah pertunjukan...

Ki Slamet Gundono (3): Wayang Mbeling Sebagai Bukti Kreativitas Sang Dalang

Wayang Suket dan Karya Setelahnya Gundono mungkin tak menyangka apa yang dipentaskannya saat di Riau justru menjadi ikon dan disukai publik. Laku kreatif Gundono membuat...

Ki Slamet Gundono (2): Filosofi Wayang Suket

Kuliah Pewayangan Wayang Suket - Selepas dari pesantren, ia hijrah ke Jakarta. Ia ngangsu kawruh (menuntut ilmu) ke IKJ (Institut Kesenian Jakarta) mengambil jurusan teater....

Ki Slamet Gundono (1): dari Pesantren Menjadi Dalang

Gundono, itulah nama kecil yang dilekatkan oleh orang tuanya. Afrizal Malna menyebut nama Gundono sebagai—nama yang setengahnya terbuat dari air mata dan azan subuh....

Jejak Haji Agus Salim di Muhammadiyah

Nama kecilnya Mashudul Haq (pembela kebenaran). Ia dilahirkan dan tumbuh dari serpihan surga yang turun ke bumi, tepatnya Bukit Tinggi. Di Bukit Tinggi terdapat...

Wiji Thukul, Seniman dan Penyair Kampung

Perjalanan Hidup Wiji Thukul Wiji Widodo. Ia dilahirkan di kampung Sorogenen, Jagalan, Surakarta pada 26  Agustus 1963. Wiji lahir dan tumbuh di lingkungan kaum buruh,...

Latest news

- Advertisement -spot_img