back to top
Rabu, Mei 27, 2026

KATEGORI

Opini

“Quo Vadis Ulil?” (4): Kritik Terhadap “Iqtishadiyah”-nya Ulil

Saya ingin memberi sedikit tanggapan atas tulisan Ulil kedua, yang tayang di fb Ulil Abshar Abdalla kemarin, khususnya dalam konteks tambang dan isu lingkungan. Ulil...

“Quo Vadis Ulil?” (3): Fikih Ekologi Ulil dan Deep Ecology

Saya masih ingin berbagi pikirkan tentang fikih lingkungan dan ideologi lingkungan. Ulil dalam dua tulisannya terutama yang pertama (Kompas, 20 Juni 2024), memisahkan antara...

Islam dan Etika Kerja: Hindari Toxic Productivity

Saat seseorang mengerjakan sesuatu atau melakukan sebuah kegiatan yang terlalu berlebihan dalam upaya mengejar produktivitas tidak menghiraukan kesehatan diri baik itu fisik ataupun mental,...

Generasi yang Tidak Mengobrol

Siang itu saya terpaksa berdiri di depan pintu toilet kereta lokal Rangkas-Merak, Banten. Gerbongnya penuh sesak. Beberapa penumpang, termasuk saya, memang membeli tiket yang...

KHGT: Upaya Muhammadiyah Membayar Hutang Peradaban Islam

“Islam telah mencerahkan kehidupan manusia selama berabad-abad, tetapi sampai saat ini belum memiliki sistem pengorganisasian waktu (kalender) secara global. Ini adalah hutang peradaban Islam...

Guru Mengaji yang Kurang Bersyukur!

Anda pasti pernah membaca atau mendengar gerutu guru mengaji yang mengaku dibayar lebih murah daripada pelatih anjing atau tutor bahasa Inggris. Jika percaya, saya...

Terbaru