Mu'ti: Muhammadiyah Tidak Ajukan Judicial Review Perppu Covid-19 - IBTimes.ID
Report

Mu’ti: Muhammadiyah Tidak Ajukan Judicial Review Perppu Covid-19

1 Mins read

IBTimes.ID — Menanggapi berita yang beredar tentang rencana Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (Mahutama) melakukan judicial review Perppu No.1 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan/atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Sistem Keuangan, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan tidak ada agenda mengajukan judicial review.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti. Ia menitikberatkan pada pelayanan masyarakat dan mendorong DPR untuk menelaah secara saksama Perppu tersebut agar tidak ada penyalahgunaan. Namun, Mu’ti mengingatkan jika judicial review adalah hak konstitusi warga negara yang dijamin Undang-undang.

Pernyataan selengkapnya:

Pernyataan Muhammadiyah terkait Perppu Covid-19

MUHAMMADIYAH TIDAK ADA AGENDA MENGAJUKAN JUDICIAL REVIEW PERPPU NO 1/2020

Sehubungan dengan beredarnya berita di media tentang wacana Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (Mahutama) yang berniat melakukan Judicial Review (JR) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) nomor 1/2020 Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan hal-hal sebagai berikut.

  1. Bahwa PP. Muhammadiyah tidak pernah membahas dalam rapat dan berencana melakukan JR Perppu nomor 1/2020. Mahutama bukanlah institusi resmi dalam struktur Muhammadiyah. Dalam situasi pandemi Covid-19, PP. Muhammadiyah lebih fokus melayani masyarakat dan menggerakkan kegiatan kemanusiaan melalui rumah sakit, LAZISMU, amal usaha Muhammadiyah, Organisasi Otonom (Ortom), dan Pimpinan Persyarikatan di semua tingkatan.
  2. PP. Muhammadiyah menghormati individu warga negara atau organisasi yang berkehendak melakukan JR Perppu nomor 1/2020 sebagai hak konstitusional yang dijamin oleh Undang-undang.
  3. Menghimbau Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar menelaah dengan seksama rancangan Perppu 1/2020 agar tidak bertentangan dengan UUD, tetap berpihak pada kepentingan nasional dan rakyat banyak. DPR hendaknya melaksanakan tugas legislasi secara kritis, independen, dan seksama serta mengawasi pelaksanaan penanganan bantuan dan dana pandemi Covid-19 tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
  4. Dalam menangani pandemi Covid-19 Pemerintah dan seluruh jajarannya agar bekerja lebih amanah, bersungguh-sungguh, dan bertanggung jawab penuh mengerahkan segenap kemampuan dan sumberdaya agar pandemi Covid-19 dapat segera diatasi. Pemerintah hendaknya lebih mengutamakan keselamatan dan perlindungan masyarakat di atas berbagai program yang strategis dan menyangkut masyarakat secara keseluruhan.

Semoga seluruh bangsa Indonesia dalam lindungan Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa agar dapat segera terbebas dari pandemi Covid-19 dan kehidupan menjadi lebih baik.

Abdul Mu’ti
Sekretaris Umum

Reporter: Nabhan

Baca Juga  PCIM Jerman Raya Ajak Muslim di Jerman Pahami Produk Halal
Avatar
1026 posts

About author
IBTimes.ID - Kanal Moderasi Islam. Sebuah media online yang berprinsip pada wasathiyah Islam dengan memadukan doktrin keislaman, perkembangan sains mutakhir, dan nilai keindonesiaan.
Articles
    Related posts
    Report

    Pidato Pengukuhan Gus Pur: Relevansi Kausalitas al-Ghazali dan Fisika Kuantum

    2 Mins read
    IBTimes.ID – Di dalam Islam, tujuan utama dan tertinggi ilmu pengetahuan atau sains adalah mengantarkan manusia untuk memahami, menjadi lebih dekat dengan…
    Report

    Imam Shamsi Ali: Pilpres Amerika bukan Sekadar Pertarungan Joe Biden dan Donald Trump

    3 Mins read
    Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan untuk mengikuti webinar yang diadakan oleh Institut Hasyim Muzadi (IHM) pada hari sabtu 18 November 2020. Tema…
    Report

    PCIM Jerman Raya Ajak Muslim di Jerman Pahami Produk Halal

    2 Mins read
    IBTimes.ID-Ahad, 15 November 2020 lalu, PCI Muhammadiyah Jerman raya mengadakan webinar online yang membahas khusus mengenai seluk beluk kehalalan produk di pasar…

    Tinggalkan Balasan