back to top
Jumat, April 10, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Muhammadiyah dan Pluralisme yang Substansial

Istilah pluralisme positif dalam buku ini dipinjam dari gagasan almarhum Kuntowijoyo dalam Muslim Tanpa Masjid (2001). Pak Kunto membedakan antara pluralisme positif dan pluralisme...

Haji Fachrodin: ”Aku ini Tamatan Sekolah di Bawah Pohon Sawo”

Oleh: Djarnawi Hadikusuma Haji Fachrodin adalah murid langsung dari KH Ahmad Dahlan. Pada masa mudanya bernama Mohammad Jazuli. Wajahnya hitam manis. Matanya bercahaya-cahaya dan hidung...

Kuntowijoyo, Bapak Strukturalisme Transendental

Tanggal 22 Februari, 15 tahun silam (2005), bangsa ini telah kehilangan salah satu putra terbaiknya. Tepatnya pada hari Selasa pukul 16.00 WIB, Kuntowijoyo, Guru...

Kuntowijoyo (1): Iman dan Kemajuan

Oleh: Kuntowijoyo Titik tolak dari bahasan ini ialah sudut pandang sejarah yang mencoba meletakkan kemajuan Muhammadiyah dan sistem pendidikannya dalam kerangka perubahan sosio-ekonomi dan kultural....

Spesies Pembuang Sampah

Oleh : Al Bawi* Setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional. Peringatan ini sebenarnya berawal dari tragedi yang terjadi di  Leuwingajah, Cimahi,...

Zuhdi Zaini: Potret Keseimbangan Zikir dan Pikir

Banyak sebenarnya dosen-dosen pemikiran Islam yang keren di UIN Jakarta. Cuma entah mengapa, saya hanya terkagum-kagum pada dosen yang satu ini. Beliau adalah Dr....

Latest news

- Advertisement -spot_img