back to top
Rabu, April 8, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Cerita Buya Syafii Menikmati Durian di Tepi Jalan

Oleh: Erik Tauvani* -Durian- Di batang usianya yang ke 84 tahun, ia masih lagi makan durian. Di bawah bayang-bayang nama besarnya, ia tak lantas...

Alhambra, Borobudur, dan Doktrin “Love for All, Hatred for None”

Ketika penulis datang mengunjungi Alhambra, ada ketakjuban, kebanggaan, tapi juga kesedihan. Takjub akan keindahan karya seni dan keahlian arsiteknya dalam membangun istana dan benteng...

Kiai Dahlan: Jadilah Guru Sekaligus Murid

Dalam pidatonya yang singkat dan penuh gagasan, Nadiem mengajak guru-guru untuk melakukan perubahan-perubahan kecil mulai dari sekarang. Tersirat dalam naskah pidato tersebut, Nadiem...

Revitalisasi Pemikiran Teologi Transformatif Moeslim Abdurrahman

Oleh: Siti Robikah -Moeslim Abdurrahman- Cendekiawan kelahiran Lamongan, 8 Agustus 1947 ini adalah Doktor antropologi dari Universitas of Illinois, Urbana AS. Moeslim terlahir dari keluarga...

Menanti Lahirnya Kembali Ki Bagus Hadikusumo

Oleh: Ahmad Ashim Muttaqin Nama Ki Bagus Hadikusumo seharusnya tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Terlebih bagi warga Muhammadiyah, tokoh kelahiran Yogyakarta ini adalah salah satu...

Moeslim Abdurrahman: Penggagas Islam Transformatif

Oleh: Hasnan Bachtiar* Istilah Islam Transformatif dipelopori dan dipopulerkan oleh Moeslim Abdurrahman. Ia adalah seorang cendekiawan Muslim, intelektual dan aktivis masyarakat sipil, serta mentor gerakan...

Latest news

- Advertisement -spot_img