back to top
Jumat, April 10, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Al-Ghazali: Sang Maestro Tasawuf

Oleh: Yusuf Rohmat Yanuri* Nurcholish Madjid, dalam bukunya Warisan Intelektual Islam, pernah mengutip pendapat seorang sarjana muslim. Inti dari pendapat tersebut adalah bahwa ada seorang intelektual muslim yang...

107 Tahun Muhammadiyah: Mendesak Hadirnya Kesadaran Ekologis dan Ontologis

Oleh: Ali Audah* -Muhammadiyah- Pernah ada yang memposting berita tentang Jepang. Berikut saya kutip penggalan kalimatnya: “Perbedaan dari topan yang melanda Indonesia dan melanda Jepang...

Muhammadiyah, Peran Kebangsaan Melintasi Zaman

Oleh: Eko Triyanto “Saya mengetahui betapa besar artinya Muhammadiyah dalam kehidupan rohani bangsa kita, dan pula kehidupan kenegaraan dan kemasyarakatan. Saya mengenal Muhammadiyah dari dekat, bahkan buat...

Muhammadiyah, HAMKA dan Inklusifitas

Oleh: M. Ruhul Amin* Muhammadiyah lebih dahulu lahir dari negara ini, tapi Muhammadiyah takkan pernah ingin berkonfrontasi dengan negara. Sebab jikalau itu terjadi umat lah...

Tasawuf Berkemajuan Prof. Dr. HAMKA

Oleh: Bayu Muhardianto Indonesia memiliki seorang ulama besar yang diakui kemampuannya di dalam negeri maupun luar negeri. Sosok yang dimaksud adalah Prof. Dr. HAMKA (Haji...

Muhammadiyah di Simpang Jalan?

Oleh: Khairul Amin Sebuah karya klasik berjudul Islam at The Crossroads (1934) pada paruh pertama abad ke-20 menghadirkan suatu narasi reflektif dan kontemplatif yang luarbiasa...

Latest news

- Advertisement -spot_img