back to top
Rabu, Mei 6, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Emansipasi Wanita untuk Mewujudkan Keluarga Sakinah

Masak, macak, lan manak acapkali terdengar apabila membahas wanita. Juga, wanita harus di rumah, mengurusi anak, melayani suami dan mengurus bagian dapur saja. Ah,...

Politik Kebangsaan Muhammadiyah: Pelopor Nasionalisme Indonesia

Sewaktu Muhammadiyah dideklarasikan (1912), nusantara masih dalam kondisi tercerai-berai. Bangsa Indonesia belum terbentuk. Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi pilar pendiri NKRI ini belum mengenal...

Bagaimana Seharusnya Kartini Zaman Now?

Raden Ajeng Kartini, sosok perempuan pejuang yang hidup di akhir abad ke-18, menjelang abad Ke-19. Beliau rela mempertaruhkan hidup demi memperjuangkan kaum sesamanya. Asa...

Terorisme dan Islamofobia: Distorsi Peradaban Barat

Kejadian 9/11 pada tahun 2001 dengan runtuhnya menara WTC telah mengubah citra Islam secara global. Pasca tragedi yang menelan kurang lebih 6.000 korban, Amerika...

Kartini dan Khaulah Sahabat Rasulullah: Gugatan Perempuan Dua Zaman

Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya sudah menduga, peringatan Kartini senantiasa dikait-kaitkan dengan agama dan Barat. Kalaupun ada yang mengatakan ide Kartini khas Indonesia, itu karena...

Marah yang Egois dan Marah yang Tegas

Terkadang ada kemarahan – kemarahan yang bagi kita absurd tetapi malah menimpa kita. Dan terkadang kita dipaksa untuk memaafkan kemarahan itu, karena kita sedang...

Latest news

- Advertisement -spot_img