back to top
Rabu, April 22, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Puasa di Bawah Bayang-Bayang Pasar Neoliberalisme

Ramadan hadir setiap tahun sebagai ibadah pembebasan. Ia membebaskan manusia dari dominasi hasrat biologis, dari ketergantungan pada konsumsi instan, dan dari ilusi bahwa kebahagiaan...

Ramadhan dan Ekonomi Keberkahan: Saat Pasar Tumbuh, Jiwa Diuji

Setiap Ramadhan, denyut ekonomi rakyat Indonesia berdetak lebih kencang. Pasar takjil menjamur, UMKM kuliner bekerja nyaris tanpa jeda, busana muslim laris, dan jasa logistik...

Menjaga Hakikat agar Tak Lepas dari Syariat: Refleksi Atas Pemikiran Hamzah Fansuri

Islam di Nusantara tumbuh dalam lanskap yang kaya akan budaya, bahasa, dan tradisi. Dari perjumpaan panjang itulah lahir corak keberislaman yang khas, inklusif, beradab,...

Jadi Benteng Penjaga Nyawa Rakyat Aceh, UIN Ar-Raniry Buka Prodi Mitigasi Bencana

Aceh adalah wilayah yang hidup berdampingan dengan risiko. Bencana di Aceh bukanlah peristiwa insidental, melainkan realitas yang terus berulang. Dalam konteks ini, bencana bukan...

Muhasabah Akhir Tahun di Tengah Musibah: Hikmah, Kesabaran, dan Kepedulian Sosial

Akhir tahun selalu menjadi momentum refleksi bagi setiap manusia. Saat kalender hampir berganti, kita diajak meninjau perjalanan hidup, mengevaluasi kesalahan, dan menata ulang prioritas.  Takala...

Kekuatan Spiritual Wudhu: Tradisi, Tabarruk, dan Energi Batin Lelaki Muslim

Dalam banyak tradisi keislaman, wudhu tidak berdiri sekadar sebagai syarat sah shalat, tetapi juga sebagai pintu masuk menuju keberkahan hidup. Para ulama menyebut wudhu...

Latest news

- Advertisement -spot_img