back to top
Minggu, April 5, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Ludwig Wittgenstein: Menyemai Perdamaian dengan Permainan Kata

Ludwig Wittgenstein - Keberagaman dan perbedaan merupakan fitrah. Terutama di Indonesia dengan beragam suku, budaya, etnis, keyakinan, dan lain sebagainya, menjadikan Indonesia merupakan negara...

MAPK Solo dan Tanggung Jawab Profetik Kita: Sebuah Refleksi

Perkenalan dengan MAPK Pada liburan sekolah tahun 1994, Majalah Rindang edisi terbaru yang diterbitkan oleh Departemen Agama (Depag) Jawa Tengah tergeletak di atas meja di...

Khutbah Jumat: Rahmatan lil ‘Alamin, Dakwah Pembawa Perdamaian

Khutbah Jumat Rahmatan lil 'Alamin Di bawah ini adalah teks khutbah Jumat tentang rahmatan lil 'alamin dan sangat cocok untuk dipakai memberikan khutbah Jumat di...

Konsep Pendidikan Pranatal Menurut Ibnu Qayyim

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah memiliki nama lengkap Muhammad bin Abi Bakr bin Ayyub bin Sa’ad bin Haris Az-Zar’I Ad-Damasqy. Lahir pada tanggal 7 Shafar 691...

Teori Kognitif Sosial: Berpikirlah Sebelum Berbuat!

Tentu kita sudah akrab dengan pernyataan bahwa konsekuensi dari setiap perbuatan yang kita lakukan dalam hidup akan kembali kepada diri kita sendiri. Kita yang...

Hak Budi, Korupsi, dan Krisis Kesehatan

Pentingnya Akal Budi Saya ingin mengawali tulisan ini dengan satu bacaan anak berbahasa Jawa, yang terbit tahun 1949. Tujuannya untuk menangkap konteks sosial-politik di masa...

Latest news

- Advertisement -spot_img

This will close in 0 seconds