back to top
Rabu, Oktober 28, 2026

SUMU Audiensi dengan KJRI Guangzhou, Dorong Penguatan Ekspor dan Pengembangan SDM Industri Indonesia

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melakukan audiensi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Guangzhou, Tiongkok, pada 14 Oktober 2026 lalu. Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian Business Trip SUMU ke Guangzhou yang bertujuan memperluas jejaring internasional, menjajaki peluang perdagangan, serta membuka ruang kolaborasi bagi pengembangan dunia usaha Indonesia.

Delegasi SUMU yang berjumlah 27 orang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal sekaligus Direktur SUMU, Ghufron Mustaqim. Rombongan diterima oleh Cristine Siregar, Konsul Penerangan, Sosial, dan Budaya KJRI Guangzhou.

Audiensi tersebut membahas dua isu strategis, yakni penguatan akses pasar ekspor Indonesia ke Tiongkok serta peluang kerja sama dalam peningkatan keterampilan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pengembangan ekosistem industri nasional.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menyoroti pentingnya memperkuat konektivitas antara pelaku usaha Indonesia dan pasar internasional. Perluasan akses pasar diharapkan dapat membuka peluang bagi produk Indonesia untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, sekaligus mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas produk dan daya saingnya.

Sekretaris Jenderal sekaligus Direktur SUMU, Ghufron Mustaqim, menegaskan bahwa perluasan jejaring internasional perlu diikuti dengan upaya konkret untuk membangun kolaborasi yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha Indonesia.

“Bagi SUMU, penguatan jejaring internasional bukan sekadar membuka akses pasar, tetapi juga membangun peluang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha Indonesia. Kami ingin semakin banyak pengusaha Indonesia mampu meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, dan mengambil bagian dalam rantai ekonomi global,” ujarnya.

Baca Juga:  Resensi Buku Muslim Entrepreneur’s Guide To Venture Capital Fundraising

Selain perdagangan, audiensi juga membahas pentingnya peningkatan keterampilan SDM sebagai fondasi untuk membangun industri yang kompetitif. Pengembangan kapasitas tenaga kerja, pertukaran pengetahuan, serta pembelajaran dari praktik industri internasional menjadi aspek penting dalam mempersiapkan SDM Indonesia menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sementara itu, Cristine Siregar menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi antara perwakilan Indonesia di luar negeri dengan pelaku usaha dalam menjajaki peluang kerja sama ekonomi.

“Perluasan akses pasar dan penguatan hubungan ekonomi membutuhkan komunikasi serta kolaborasi dari berbagai pihak. Kami berharap pertemuan ini dapat menjadi awal bagi penjajakan peluang yang lebih konkret, baik dalam memperkenalkan potensi produk Indonesia di pasar Tiongkok maupun dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ungkapnya.

Rangkaian Business Trip SUMU ke Guangzhou juga mencakup kunjungan ke China Import and Export Fair (Canton Fair) ke-140, pameran perdagangan internasional terbesar di dunia. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi delegasi untuk mengamati perkembangan produk dan teknologi, memperluas wawasan mengenai dinamika perdagangan global, serta menjajaki potensi kemitraan dengan pelaku usaha internasional.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SUMU berupaya menghubungkan potensi pengusaha Indonesia dengan peluang perdagangan dan perkembangan industri global. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen SUMU dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan, mendorong perluasan pasar, dan meningkatkan daya saing pelaku usaha nasional.

(MS)

Baca Juga:  Cegah Stunting Lewat Gerakan Zakat, Lazismu Raih Penghargaan dari Kemendukbangga

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru