back to top
Senin, Februari 16, 2026
- Advertisement -spot_img

TAG

wayang jawa

Membumikan Islam Pribumi (1): Wayang Sebagai Media Dakwah

Akhir-akhir ini, ketegangan para pemeluk Islam di Indonesia mencuat lagi di rumpun media sosial. Seperti Humor “Ada berapakah rukun Islam? Jawabnya,  Islam tidak pernah...

Wayang Disebut Haram, Abdul Mu’ti: Media Dakwah yang Efektif

IBTimes.ID - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyayangkan pernyataan Ustadz Khalid Basalamah tentang wayang. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti menyebut bahwa dalam sejarah dakwah Islam, wayang...

Ki Slamet Gundono (4): Dalang yang Rendah Hati

Wayang Yang Tak Selesai Haris Firdaus pernah menulis liputan tentang Slamet Gundono dengan tajuk “Wayang yang Tak Selesai” (17/10/2009). Wayang bagi Slamet Gundono adalah pertunjukan...

Ki Slamet Gundono (2): Filosofi Wayang Suket

Kuliah Pewayangan Wayang Suket - Selepas dari pesantren, ia hijrah ke Jakarta. Ia ngangsu kawruh (menuntut ilmu) ke IKJ (Institut Kesenian Jakarta) mengambil jurusan teater....

Ki Slamet Gundono (1): dari Pesantren Menjadi Dalang

Gundono, itulah nama kecil yang dilekatkan oleh orang tuanya. Afrizal Malna menyebut nama Gundono sebagai—nama yang setengahnya terbuat dari air mata dan azan subuh....

Ketimpangan Gender dalam Wayang Jawa dan Tafsir Agama

Gerakan feminisme telah banyak membuktikan, minimal menyumbangkan inspirasi pemikiran, bahkan pemahaman terhadap terciptanya dunia yang lebih baik dan lebih adil. Gerakan feminisme tidak hanya...

Latest news

- Advertisement -spot_img