back to top
Senin, Mei 4, 2026

Kemendikdasmen Mulai Revitalisasi 809 Sekolah di NTT

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi memulai program revitalisasi terhadap 809 sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk Tahun Anggaran 2026. Program ini ditandai dengan peletakan batu pertama di salah satu taman kanak-kanak di Kota Kupang, Senin (Antara/4/5).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa NTT memperoleh alokasi anggaran lebih dari Rp630 miliar untuk pelaksanaan revitalisasi tersebut yang mencakup 809 satuan pendidikan.

“Peletakan batu pertama ini menjadi penanda dimulainya revitalisasi 2026 di NTT. Provinsi ini termasuk ke dalam prioritas revitalisasi karena di dalamnya terdapat sejumlah sekolah di daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T) dan juga dalam rangka memenuhi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk Wajib Belajar 13 Tahun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data per April 2026, sebanyak sembilan sekolah telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS). Sementara itu, sekitar 800 sekolah lainnya masih dalam tahap verifikasi dan validasi untuk penyelesaian PKS.

Untuk wilayah Kabupaten Kupang, terdapat 37 sekolah yang sedang menjalani proses verifikasi dan validasi PKS dengan total anggaran sebesar Rp17,10 miliar. Adapun di Kota Kupang, empat sekolah juga berada dalam tahap serupa untuk penyelesaian PKS.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa revitalisasi TK Kristen di Kota Kupang ditargetkan berlangsung selama empat bulan dan diharapkan rampung pada Agustus 2026. Program ini juga bertujuan mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait Wajib Belajar 13 tahun, termasuk satu tahun pendidikan prasekolah.

Baca Juga:  Cegah Kriminalisasi, Mendikdasmen-Polri Setujui Restorative Justice untuk Lindungi Guru

“Semoga dengan pembangunan ini kegiatan belajar mengajar dan kualitas pendidikan di NTT menjadi lebih baik lagi. Kalau kualitas pendidikannya meningkat, juga akan berdampak ke peningkatan sumber daya manusia (SDM) di NTT,” pungkas Mendikdasmen Mu’ti.

(MS)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru